Optimalkan Ketahanan Pangan, BUMDes Bulo-Bulo Jeneponto Sukses Mengelola Budidaya Lele dan Kacang Hijau

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, allnatsar.id – Pemerintah Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, terus menunjukkan komitmen nyata dalam menggerakkan roda perekonomian warga.

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemerintah desa secara konsisten melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas pada dua sektor usaha ketahanan pangan unggulan, yaitu budidaya ikan lele dan pertanian kacang hijau.

Langkah taktis ini diambil bukan hanya untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal.

Di sektor perikanan darat, BUMDes Bulo-Bulo berhasil menjaga keberlanjutan budidaya ikan lele yang kini telah memasuki tahun kedua. Pengelola Budidaya Ikan Lele Desa Bulo-Bulo, Asrianto, S.Pd., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 50 ribu ekor ikan lele yang siap dipanen.

“Kondisi ikan sangat baik dan siap panen. Untuk ukuran, saat ini rata-rata mencapai 5 ekor per kilogram dengan harga jual Rp13.000 per kilogram,” ujar Asrianto.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Dukung Penuh ICP 2025 Unhas: Kolaborasi Harus Ditingkatkan

Produktivitas unit usaha ini terbilang luar biasa. Kepala Desa Bulo-Bulo menjelaskan bahwa siklus budidaya lele ini telah berjalan mandiri dan berkelanjutan. Dalam kurun waktu satu tahun, BUMDes mampu melakukan 4 hingga 5 kali panen, menjadikannya sumber pendapatan asli desa (PADes) yang potensial dan konsisten.

Tidak puas hanya di sektor perikanan, BUMDes Bulo-Bulo juga melebarkan sayapnya di sektor pertanian dengan memanfaatkan lahan seluas 2 hektar untuk ditanami kacang hijau. Pemilihan komoditas ini dinilai sangat tepat mengingat karakteristik lahan dan potensi pasarnya yang menjanjikan.

Jika tidak ada arah melintang, hamparan hijau tersebut diproyeksikan akan memasuki masa panen raya pada awal Agustus tahun ini. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat pilar ketahanan pangan desa dari sektor nabati.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Kepala Desa Bulo-Bulo menegaskan bahwa esensi utama dari kehadiran BUMDes ini bukan sekadar mengejar keuntungan materi, melainkan menjadi stimulus dan pusat pembelajaran bagi warga sekitar.

“Kami berharap dengan adanya usaha milik desa ini, BUMDes bisa memberikan wadah, ruang belajar, sekaligus inspirasi bagi masyarakat Desa Bulo-Bulo untuk ikut produktif. Jika masyarakat berdaya, ekonomi kuat, maka insya Allah kita bisa bersama-sama mewujudkan Jeneponto yang Bahagia,” pungkas Kepala Desa dengan optimis.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat, Desa Bulo-Bulo kini menjadi salah satu contoh desa di Kabupaten Jeneponto yang berhasil menerjemahkan program ketahanan pangan nasional menjadi aksi nyata yang menyejahterakan.

(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)

Berita Terkait

Cegah Pungutan Liar, Perumda Parkir Makassar Siapkan Kantong Parkir untuk Pengunjung Kalla RUN
Di Hadapan Tim Penilai Nasional, Appi Jelaskan Urban Farming hingga Penanganan Stunting, Dan Inovasi UMKM Berbasis Masyarakat
Appi Perkuat Forum Tripartit, Jaga Keseimbangan Hubungan Industrial dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Banjir Aduan Masyarakat, Perumda Parkir Makassar Perketat Pengawasan Jukir
Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan
Dua Tahun Kepemimpinan Appi, Keringanan Pajak Hingga hingga 75 Persen ke Veteran dan Warga Kurang Mampu
Urai Kemacetan, Sekda Makassar Kaji Rencana Perumda Parkir Bangun SRP dan Gedung Parkir Terintegrasi
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Cegah Pungutan Liar, Perumda Parkir Makassar Siapkan Kantong Parkir untuk Pengunjung Kalla RUN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Di Hadapan Tim Penilai Nasional, Appi Jelaskan Urban Farming hingga Penanganan Stunting, Dan Inovasi UMKM Berbasis Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Appi Perkuat Forum Tripartit, Jaga Keseimbangan Hubungan Industrial dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Banjir Aduan Masyarakat, Perumda Parkir Makassar Perketat Pengawasan Jukir

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

Berita Terbaru