Mendiktisaintek Tunjuk Prof. Budu Jadi Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah IX

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed. Plt Kepala LLDIKTI IX (Foto Unhas TV)

Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed. Plt Kepala LLDIKTI IX (Foto Unhas TV)

Makassar, allnatsar.id — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto resmi menunjuk Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K), M.Med.Ed. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Perintah Menteri Nomor 150/DST/M.A3/KP.10.00/2026 tertanggal 18 Agustus 2026.

Penunjukan tersebut dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan pascaditinggal oleh Dr. Andi Lukman yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan, Umum, dan Administrasi di Universitas Negeri Manado. Langkah ini diambil untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan perguruan tinggi swasta di Wilayah IX tetap berjalan optimal.

Berdasarkan surat perintah tersebut, masa penugasan Prof. Budu berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 18 Agustus 2026 hingga 17 November 2026.

Dalam menjalankan tugasnya, ia diwajibkan berkonsultasi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk pengambilan keputusan yang bersifat mengikat serta melaporkan pelaksanaan tugas secara berkala.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Dampingi Menteri PPPA RI Nikmati Sunset Pantai Losari

Prof. dr. Budu merupakan sosok akademisi dan praktisi medis yang kaya pengalaman. Saat ini, ia tercatat sebagai Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas). Beliau juga menjabat Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas serta mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas dan mantan Wakil Rektor Unhas.

Prof. dr. Budu juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PP PERDAMI). Pakar Pendidikan Kedokteran (Medical Education) dan dokter spesialis/subspesialis katarak dan vitreoretina yang aktif melayani pasien di RS Mata JEC Orbita Makassar.

Penunjukan ini berlandaskan sejumlah regulasi ASN, di antaranya UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PermenPAN-RB No. 22 Tahun 2021 tentang Pola Karier PNS, PP No. 11 Tahun 2017 jo. PP No. 17 Tahun 2020, serta Perpres No. 189 Tahun 2024 sebagaimana diubah melalui Perpres No. 7 Tahun 2026.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Usul Subsidi Listrik untuk Warga Pulau di Muskomwil Luar Biasa APEKSI Komwil VI

Penunjukan Prof. Budu mendapat sambutan hangat dari kalangan akademisi di Sulawesi Selatan. Ketua Program Studi Rekayasa Infrastruktur Lingkungan Pascasarjana Universitas Fajar (UNIFA), Dr. Ir. Natsar Desi, S.P., M.Si., IPM, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas amanah baru yang diemban Prof. Budu.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Prof. dr. Budu atas penunjukannya sebagai Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX. Rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, dan dedikasi beliau di dunia pendidikan tinggi sudah tidak diragukan lagi. Kami optimistis di bawah kepemimpinan beliau, sinergi dan kualitas tata kelola perguruan tinggi di Wilayah IX akan terus meningkat,” ujar Dr. Natsar Desi.

Dengan amanah baru ini, Prof. Budu diharapkan dapat membawa stabilitas dan percepatan peningkatan mutu pendidikan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI IX selama masa transisi penugasan.

Berita Terkait

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci
Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Berita Terbaru