Banjir Tak Lagi Separah Dulu, Pemkot Makassar Tetap Perkuat Kesiapsiagaan

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar.id — Banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar mulai menunjukkan tren penurunan dampak. Pemerintah Kota Makassar mencatat, dari tiga kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir, kali ini hanya satu wilayah yang sempat melakukan pengungsian, itupun dalam waktu singkat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, kondisi tersebut mencerminkan perbaikan dalam penanganan banjir, meski Kota Makassar masih berada dalam periode cuaca ekstrem.

Hal itu disampaikan Munafri dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026).

“Dari lima posko pengungsian yang sempat dibuka, saat ini tersisa dua posko dengan sekitar 50 kepala keluarga. Ini menandakan situasi sudah jauh lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Munafri.

Menurutnya, faktor banjir di Makassar tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis kota. Wilayah yang rawan genangan umumnya berada di daerah cekungan serta bantaran sungai, sehingga berpotensi menahan air saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Buka Peluang Bagi Honorer Jalur PJLP, Ini Syarat dan Ketentuan

Kondisi tersebut diperparah oleh hujan ekstrem yang berdasarkan informasi BMKG diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Februari.

Meski demikian, Munafri menekankan bahwa penyebab warga mengungsi bukan semata akibat ketinggian air, melainkan karena terganggunya sistem sanitasi rumah tangga.

Terendamnya fasilitas toilet dan saluran limbah membuat sebagian warga harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Makassar tengah menyiapkan langkah-langkah teknis berbasis kajian. Kajian diarahkan pada perbaikan sistem aliran air agar tidak terjebak di kawasan permukiman rawan banjir.

“Kita melakukan kajian bersama sejumlah universitas dan berkoordinasi dengan balai yang menangani sungai di Makassar, untuk menentukan alur air yang tepat dan mengurangi genangan berulang,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Bencana Sejak Dini, Pemkot Makassar Kenalkan Program SALAMA di Sekolah

Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini , Munafri juga meningkatkan status kesiapsiagaan. Ia menghimbau seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Dinas Sosial, disiagakan untuk merespons cepat potensi bencana, termasuk menyiapkan shelter, logistik, dan kebutuhan dasar warga.

Munafri turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak lanjutan cuaca ekstrem, seperti angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Pemerintah memastikan seluruh sumber daya siap digunakan jika terjadi kondisi darurat,” tegasnya.

Munafri berharap upaya pengendalian banjir melalui kajian ilmiah dapat segera menemukan jawaban dalam memperbaiki sistem drainase dan tata kelola air, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir tahunan.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru