Melalui GESIT DATA PRESISI, Dinas P2KB Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jeneponto

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, allnatsar.id – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto terus diperkuat melalui penguatan validasi data dan sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jumat (5/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Dr. Aspa Muji, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Dr. Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Jeneponto Dr. St. Meriam, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jeneponto Dr. Mustaufiq, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, para camat, perwakilan kepala puskesmas, unsur TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus ditopang oleh data yang valid dan terintegrasi.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan memastikan data yang digunakan dalam penyusunan program benar-benar akurat sehingga intervensi yang dilakukan dapat tepat sasaran.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah penguatan validasi data keluarga risiko stunting (KRS) dan data stunting sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih presisi.

Baca Juga :  Hadiri Muscab Gerakan Pramuka, Bupati Jeneponto Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda

Upaya tersebut sejalan dengan implementasi proyek perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto, Dr. St. Meriam, melalui GESIT DATA PRESISI (Gerakan Sistemik Integrasi Validasi Data Keluarga Risiko Stunting dan Stunting untuk Kebijakan Presisi).

Melalui inovasi tersebut, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto mendorong terwujudnya integrasi, sinkronisasi, dan validasi data lintas sektor guna menghadirkan satu data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting.

Dr. St. Meriam menjelaskan bahwa keberhasilan program penanganan stunting sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Menurutnya, data yang tidak valid berpotensi menyebabkan ketidaktepatan sasaran program, sehingga diperlukan langkah sistematis untuk memastikan seluruh data yang digunakan telah melalui proses verifikasi dan pemadanan.

“GESIT DATA PRESISI hadir sebagai upaya memperkuat kualitas data keluarga risiko stunting dan data stunting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis fakta lapangan. Dengan data yang presisi, maka program dan intervensi yang dilakukan akan semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar Dr. St. Meriam.

Baca Juga :  Bupati Jeneponto Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia Tahun 2026

Dalam rapat tersebut juga disepakati pelaksanaan pengukuran serentak pada 17 Juni 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses validasi dan pemutakhiran data stunting yang nantinya akan menjadi salah satu sumber data pendukung dalam implementasi GESIT DATA PRESISI.

Selain penguatan data, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto juga terus mengoptimalkan berbagai program percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting, pembinaan calon pengantin, edukasi kesehatan reproduksi, penguatan pola asuh keluarga, serta pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan sistem data yang terintegrasi, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto optimistis target percepatan penurunan stunting dapat dicapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Implementasi GESIT DATA PRESISI diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi melahirkan generasi Jeneponto yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Jeneponto Bahagia.

Berita Terkait

Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Appi: Ini Untuk Kepentingan Pelayanan Masyarakat
PDGI Sulselbar Gelar Fun Run 5K di CPI, Ratusan Peserta Siap Ramaikan Makassar Tanggal 4 Oktober
Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Perkuat Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria
Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, Direktur Pelayanan BPJS: Kebijakan Appi Kami Apresiasi
Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting
Perkuat Tata Kelola BLUD Bagi Kapus, Appi: Jangan Takut Ambil Keputusan, Perlu Pahami Aturan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Appi: Ini Untuk Kepentingan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 11:27 WIB

PDGI Sulselbar Gelar Fun Run 5K di CPI, Ratusan Peserta Siap Ramaikan Makassar Tanggal 4 Oktober

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Perkuat Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

Selasa, 8 September 2026 - 16:41 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang

Berita Terbaru