Lepas Kontingen PENAS KTNA XVII, Bupati Jeneponto Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Sinergi Sektor Pertanian

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Kabupaten Jeneponto

kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Kabupaten Jeneponto

Jeneponto, allnatsar.id — Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., secara resmi melepas kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Kabupaten Jeneponto. Acara pelepasan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Jeneponto pada Rabu, (17/6/2026).

PENAS KTNA XVII tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 25 Juni 2026, bertempat di Desa Kayubulang, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Event nasional ini menjadi panggung penting bagi para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan di seluruh Indonesia untuk saling bertukar inovasi dan teknologi.

Ketua KTNA Kabupaten Jeneponto, Drs. Sulaeman Kitta, melaporkan bahwa pada perhelatan kali ini, Kabupaten Jeneponto mengirimkan total 49 peserta. Rombongan ini merupakan representasi dari sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan para petani tangguh Butta Turatea.

Peserta utama sebanyak 31 orang petani berprestasi, pendamping sebanyak 7 orang, peninjau sebanyak 11 orang (termasuk Bupati Jeneponto, Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, dan Kepala Dinas Pertanian).

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Hadiri Perayaan Hari Raya Paskah dan HUT XXII KPI Gereja Toraja

“Keikutsertaan kita dalam PENAS kali ini bukan sekadar hadir, tetapi membawa misi untuk memaparkan perkembangan pembangunan pertanian di Kabupaten Jeneponto. Selain itu, kontingen kita juga siap unjuk gigi dengan mengikuti perlombaan Bongkar Pasang Alat Mesin Pertanian (Alsintan),” ujar Sulaeman Kitta optimis.

Dalam sambutannya sebelum melepas kontingen, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menekankan dua poin krusial: keselamatan fisik para peserta dan masa depan ketahanan pangan daerah.

Pertama, Bupati mengimbau seluruh anggota kontingen untuk memprioritaskan kondisi fisik selama berada di Gorontalo hingga kembali ke kampung halaman.

“Yang pertama-tama harus kita jaga adalah kesehatan. Pergi dalam keadaan sehat, pulang pun harus demikian,” pesan H. Paris Yasir di hadapan para peserta.

Kedua, secara makro ekonomi, Bupati mengingatkan kembali bahwa sektor pertanian adalah urat nadi utama yang menggerakkan roda perekonomian masyarakat Jeneponto. Oleh karena itu, momentum PENAS ini harus dimanfaatkan untuk membawa pulang ilmu baru demi kemajuan daerah.

Baca Juga :  Diinisiasi MRP Center, Pelatihan Komputer untuk Siswa SD di Rumbia Resmi Dibuka Bupati Jeneponto

Tak hanya memberikan wejangan kepada kontingen, Bupati Paris Yasir memanfaatkan momen ini untuk memberikan instruksi tegas kepada para kepala dinas terkait untuk segera memetakan dan meningkatkan jaringan saluran irigasi yang selama ini belum tersentuh atau belum maksimal, demi memastikan pasokan air bagi lahan-lahan petani.

“Tiga dinas ini harus tetap bersinergi secara total dalam menjaga kesejahteraan petani, nelayan, dan ketersediaan pangan di Butta Turatea Jeneponto. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri jika ingin pertanian kita melompat lebih maju,” tegas Bupati menutup arahannya.

Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama antara Bupati, jajaran Forkopimda, serta seluruh anggota kontingen yang siap mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto di tingkat nasional.

(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)

Berita Terkait

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Berita Terbaru