Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika

Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

Selayar, allnatsar.id — Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah perairan tenggara Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Kamis malam, (1/10/2026). Gempa terjadi pada pukul 22.20 WITA atau 21.20 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, pusat gempa berada di laut, sekitar 111 kilometer tenggara Selayar, pada koordinat 7,07 Lintang Selatan (LS) dan 120,80 Bujur Timur (BT). Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Selayar. Berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), guncangan tercatat pada intensitas III MMI di Benteng Selayar dan IV MMI di Jampea, Kepulauan Selayar.

Skala III MMI umumnya menggambarkan getaran yang dirasakan nyata di dalam rumah, terutama oleh sebagian orang yang berada di dalam bangunan, sementara benda-benda ringan dapat mengalami pergerakan. Adapun intensitas IV MMI menunjukkan guncangan yang lebih kuat dan dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam maupun sebagian di luar bangunan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI, Munafri Serukan ASN Solid Fokus Wujudkan Asta Cita Presiden

Lokasi episentrum yang berada di laut membuat informasi mengenai kondisi wilayah pesisir menjadi perhatian setelah gempa terjadi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait kemungkinan gempa susulan maupun isu tsunami.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)”. Ujar Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. Selaku Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan persnya.

Baca Juga :  Wali Kota Appi Lepas 1.165 Jemaah Calon Haji Asal Makassar, Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Doakan Kota

Masyarakat juga disarankan memeriksa kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal, terutama apabila merasakan adanya kerusakan, serta memastikan jalur evakuasi dan titik kumpul tetap dapat digunakan.

Hingga informasi ini disusun, data mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa masih perlu menunggu laporan resmi dari pihak berwenang. Informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa dan potensi dampaknya dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.

Data Gempa:

  • Magnitudo: 5,1
  • Waktu: 1 Oktober 2026, pukul 22.20 WITA
  • Kedalaman: 10 kilometer
  • Lokasi: 111 km tenggara Selayar
  • Koordinat: 7,07 LS – 120,80 BT
  • Wilayah dirasakan: Benteng Selayar (III MMI), Jampea, Kepulauan Selayar (IV MMI)
  • Posisi episentrum: Laut

Berita Terkait

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Munafri: Setiap Rupiah dalam APBD Harus Kembali Menjadi Manfaat bagi Masyarakat
Bukan Sekadar Besar Anggaran, Munafri: Yang Utama Manfaatnya untuk Masyarakat
Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat
Lantik Anggota BPD 2026–2034, Bupati Paris Yasir: Jaga Kepercayaan dan Serap Aspirasi Masyarakat
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 19:37 WIB

APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WIB

Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terbaru