Dari Peringkat 18 ke Posisi 4, Jeneponto Catat Lompatan Besar dalam Penurunan Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, allnatsar.id – Kabupaten Jeneponto mencatat capaian membanggakan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jeneponto turun signifikan dari 2,51 persen pada Maret 2024 menjadi 1,08 persen pada Maret 2025 atau mengalami penurunan sebesar 1,43 poin persen. Capaian ini menempatkan Jeneponto pada peringkat keempat terendah di Sulawesi Selatan.

Lompatan tersebut menjadi catatan penting bagi daerah berjuluk Butta Turatea. Pasalnya, pada tahun sebelumnya Jeneponto masih berada di posisi ke-18 dalam daftar daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Sulawesi Selatan.

Kini, dalam kurun waktu satu tahun, Jeneponto berhasil melesat hingga menembus empat besar.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gandeng PKS, Fokus pada Sampah hingga Pendidikan

Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa berbagai intervensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto mulai menunjukkan hasil nyata.

Sejumlah program pengentasan kemiskinan, mulai dari perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan akses layanan dasar, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor dinilai berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan ekstrem tersebut.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian ini patut disyukuri. Namun, ini bukan akhir dari perjuangan. Pemerintah Kabupaten Jeneponto akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat agar warga yang telah keluar dari kategori miskin ekstrem dapat meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan,” ujar Paris Yasir.

Baca Juga :  Pemkab Jeneponto dan Pengadilan Negeri Perkuat Kerja Sama untuk Akses Keadilan Masyarakat

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan tidak akan berpuas diri. Tantangan pembangunan masih cukup besar, sehingga diperlukan konsistensi program, validasi data yang berkelanjutan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan agar penurunan kemiskinan ekstrem dapat terus dipertahankan.

Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa Jeneponto sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Dari daerah yang sebelumnya kerap dikaitkan dengan tingginya angka kemiskinan, kini Butta Turatea mulai menunjukkan transformasi menuju daerah yang semakin sejahtera dan berdaya saing.

Berita Terkait

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Berita Terbaru