Makassar, allnatsar.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan resmi menggandeng Coach Armala dalam program peningkatan kaderisasi kepemimpinan bagi para pengurus dan kader HIPMI se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar pada 28 November 2026 tersebut menjadi langkah baru HIPMI Sulsel dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan kader, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga mentalitas, karakter, dan kemampuan mengelola organisasi maupun perusahaan.

Program ini diikuti puluhan pengurus dan kader HIPMI dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait Leadership Fundamental, Character Building, Public Speaking, Strategic Decision Making, hingga Team Management yang dibawakan langsung oleh Coach Armala bersama tim.
Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, mengatakan kaderisasi kepemimpinan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi.
Menurutnya, pengusaha muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan menciptakan dan mengembangkan peluang bisnis. Mereka juga perlu memiliki kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta mampu mengambil keputusan dan mengelola tim.
“Kerja sama dengan Coach Armala ini adalah langkah konkret kami. Kami ingin kader HIPMI Sulsel tidak hanya jago berbisnis, tapi juga siap menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing,” ujar Andi Amar.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan kali pertama HIPMI Sulsel menggelar kaderisasi yang secara khusus memberikan porsi besar terhadap pengembangan kepemimpinan personal.
Selama ini, kata dia, proses kaderisasi di HIPMI masih cenderung normatif dan belum secara spesifik menyentuh aspek kepemimpinan individu.
“Makanya lewat kolaborasi dengan Coach Armala ini, kita buat terobosan. Tiga hari di Four Points Makassar ini kita fokus melatih bagaimana dia memimpin dirinya sendiri, baru kemudian memimpin perusahaannya,” katanya.
Andi Amar menambahkan, kemampuan kepemimpinan tersebut diharapkan dapat diterapkan para kader dalam menjalankan perusahaan, mengambil keputusan strategis, mengelola konflik, hingga membangun tim yang solid.
“Program ini sangat berguna untuk melatih kepemimpinan mereka selama memimpin perusahaan, mengambil keputusan, mengelola konflik, dan membangun tim yang solid,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyebut program tersebut akan diarahkan menjadi blueprint kaderisasi HIPMI Sulsel ke depan. Jika pelaksanaannya dinilai berhasil, konsep serupa akan direplikasi di tingkat BPC HIPMI kabupaten/kota.
“Ini akan jadi blueprint kaderisasi HIPMI Sulsel ke depan. Kalau berhasil, akan kita replikasi di BPC-BPC kabupaten/kota,” tutur Andi Amar.
Sementara itu, Coach Armala dalam sesi pembukaan menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam membentuk seorang pemimpin.
Menurutnya, kepemimpinan yang kuat tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran dan kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kader HIPMI adalah calon pemimpin ekonomi Sulsel. Kita akan bentuk mereka menjadi pemimpin yang tangguh, adaptif, dan punya daya juang tinggi,” kata Coach Armala.
Melalui program tersebut, HIPMI Sulsel berharap lahir kader-kader pengusaha muda yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam mengembangkan bisnis, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu memberikan kontribusi bagi organisasi, dunia usaha, serta pembangunan ekonomi di daerah dan nasional.







