Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Sembilan Jabatan Lowong

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly saat konferensi pers di Kantor Balai Kota Makassar

Foto: Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly saat konferensi pers di Kantor Balai Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Setelah mengikuti seluruh tahapan seleksi, Pemerintah Kota Makassar resmi mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lolos tiga besar untuk mengisi sembilan jabatan lowong.

Yaitu untuk posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang lolos adalah Andi Asminullah, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada Haidil Adha, Muhammad Fadli, dan Samsul Bahri.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ada Andi Asminullah, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) ada Randa Andi Indarwati, Haidil Adha, dan Muhammad Fuad Azis.

Baca Juga :  Gelar Doa Bersama, Ketua KNPI Kota Makassar Baso Muhammad Ikram Menyampaikan Pesan Yang Dalam Untuk Kota Makassar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) ada Andi Ardi Rahadian, Fadli Wellang, Samsul Bahri; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ada Fadli Wellang, Muhammad Fadli, dan Samsul Bahri.

Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) ada Andi Yurnita, Haidil Adha, dan Muhammad Fuad Azis; Sekretaris DPRD ada Andi Rusman, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.

Sedangkan untuk posisi Direktur RSUD Daya ada dr Andi Erika Novianti, dr Andi Ani Mulyani, dan juga Sadarudin.

“Nama-nama sudah diserahkan tadi pagi,” singkat Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly dalam konferensi persnya di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (8/9).

Baca Juga :  KPU-Pemkot Makassar Mantapkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjuatan

Sekda Zulkifly menyebutkan ada empat indikator penilaian, yaitu wawancara dengan tim, rekam jejak, makalah, serta assesment potensi dan kompetensi.

“Empat inilah yang menjadi indikator, kemudian kita jumlahkan sehingga terdapat tiga yang terbaik untuk jabatan yang dilamar, ada sembilan SKPD,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Zulkifly, tim tinggal menunggu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk memilih satu nama dari tiga nama yang sudah disetor untuk dilantik sebagai pejabat definitif.

“Kami menunggu hari ini juga kapan rencana pak wali memilih satu diantara tiga ini, kemudian nanti akan disusun pelantikannya,” tutupnya.

Berita Terkait

Kemarau dan Krisis Air, Munafri Bersama Warga Makassar Salat Istisqa Memohon Hujan
Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September
24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau
Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Menggunakan Media Sosial di Tengah Derasnya Arus Informasi
Sebut Negara Represif dan Gagal: BEM UNM Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset Hingga Reformasi Pendidikan
Pemkab Jeneponto Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Kesepakatan Bersama dengan ITB Nobel Indonesia dan Kantor Pertanahan
Pemkot Makassar Perkuat Sarana Persampahan, Armada Ditambah dan Mesin Pengolah Sampah
Bupati Jeneponto Pimpin Upacara Bendera, Dirangkaikan Penyerahan SK dan Pengambilan Sumpah PNS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:17 WIB

Kemarau dan Krisis Air, Munafri Bersama Warga Makassar Salat Istisqa Memohon Hujan

Jumat, 4 September 2026 - 09:16 WIB

Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September

Selasa, 1 September 2026 - 14:29 WIB

24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Menggunakan Media Sosial di Tengah Derasnya Arus Informasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Sebut Negara Represif dan Gagal: BEM UNM Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset Hingga Reformasi Pendidikan

Berita Terbaru