Babak Baru BUMD Makassar: Saatnya Bekerja, Bukan Sekadar Duduk di Jabatan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Suasana hangat namun penuh khidmat menyelimuti Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (7/10/2025) sore, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin prosesi pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar.

Momentum ini menjadi langkah awal bagi para pejabat baru untuk mengemban amanah besar dalam memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan daerah, yang menjadi ujung tombak pelayanan publik dan penggerak ekonomi kota peningkatan PAD dan Deviden.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Direksi dan Dewan Pengawas dari tiga BUMD, masing-masing PD Parkir, PD Pasar, dan PD Terminal.

Sementara itu, PDAM Kota Makassar hanya melantik Dewan Pengawas, sedangkan BPR masih menunggu pengisian jajaran Direksi yang akan diumumkan kemudian.

Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru bagi pengelolaan BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, bersama Ketua TP PKK, Melinda Aksa, serta jajaran Forkopimda Kota Makassar, di antaranya Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Franki Susanto, dan Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika, dan mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan rasa bangga sekaligus pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi formal, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat Makassar.

“Hari ini tentu menjadi hari yang spesial dan bahagia, terutama bagi Bapak-Ibu yang baru dilantik. Ini adalah langkah awal pengabdian kita terhadap pembangunan Kota Makassar melalui jalur yang telah kita pilih,” ujar Munafri.

“Setiap rupiah anggaran yang digunakan adalah uang rakyat Makassar. Maka jangan sekali-sekali ada pengkhianatan terhadap anggaran,” tamba Appi.

Mantan bos PSM itu juga menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan fungsi masing-masing jabatan.

Dia mengingatkan agar Direksi dan Dewan Pengawas bekerja sesuai dengan batas kewenangan dan tidak saling tumpang tindih.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham: Perkuat Sinergi dengan Relawan Sosial untuk Kota Makassar yang Inklusif dan Peduli

Menurutnya, Direksi bertugas menjalankan operasional dan mengambil keputusan strategis, sementara Dewan Pengawas berfungsi sebagai pengarah dan pengendali agar perusahaan berjalan sesuai rambu-rambu yang telah ditetapkan.

“Direksi tugasnya bermain, Dewan Pengawas tugasnya membuat lapangan. Jangan sampai tertukar. Kalau Dewas ikut nyetir atau Direksi membuat aturan, maka perusahaan bisa tersesat,” tuturnya disambut tawa hadirin.

Selain menyoroti aspek manajerial, Munafri juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan dan etika dalam keluarga bagi pejabat yang dilantik.

Politisi Golkar itu menyampaikan bahwa pelibatan pasangan dalam pelantikan dimaksudkan agar keluarga turut memahami tanggung jawab besar yang kini diemban.

“Saya ingin keluarga juga melihat kebanggaan dari proses pelantikan ini. Tapi saya ingatkan, jangan sampai ada campur tangan berlebihan dalam urusan administrasi perusahaan. Jabatan ini menuntut kehati-hatian dan kerendahan hati,” pesannya.

Wali Kota Makassar juga menggarisbawahi bahwa pemerintah kota akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan terhadap seluruh BUMD untuk memantau progres kinerja dan memastikan semua berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Ia meminta agar setiap persoalan di lapangan, mulai dari PD Parkir, PD Pasar, hingga PD Terminal, segera diselesaikan secara kolaboratif bersama pemerintah kota.

“Ke depan, tantangan akan semakin besar. Tidak ada perusahaan daerah yang boleh berjalan sendiri. Semua harus seirama dengan program Pemerintah Kota Makassar. Kita harus kompak, satu visi, dan satu langkah,” tegas Munafri.

“Saya yakin, setelah proses panjang ini, kita akan menutupnya dengan happy ending yang baik, dengan hasil kerja nyata untuk masyarakat,” lanjutanya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pejabat Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar yang baru saja dilantik.

Aliyah menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan semangat baru dalam memperkuat tata kelola BUMD yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, baik dari jajaran Direksi maupun Dewan Pengawas. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan BUMD memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga :  Sigap! BPBD Makassar Evakuasi Balita 3 Tahun yang Terpisah Saat Bermain

Oleh karena itu, kolaborasi antara seluruh elemen, Direksi, Dewan Pengawas, dan Pemkot, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi besar kota.

“Semangat baru ini merupakan langkah awal kita bersama menuju pembangunan Kota Makassar yang lebih baik ke depan, sesuai dengan visi menuju Makassar unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Aliyah berharap para pejabat yang dilantik dapat menghadirkan perubahan nyata dalam pengelolaan BUMD, meningkatkan kinerja, serta memperluas kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ia optimistis bahwa BUMD Makassar dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tukasnya.

———————-
*Perumda Air Minum
Dewas:

Ketua: Dr. A. Zulkifly., S.Stp., Msi
Anggota:
1. Andi Syahrum (anggota)
2. Andi Taufiq Aris (anggota)
3. Wirda Fauzah (anggota)

*Perusahaan Umum Daerah Parkir Makassar Raya

Direksi
1. Adi Rasyid Ali, SE.MM (dirut)
2. Andi Ryan Adriyanto (dirops)
3. Sahruddin Said (dirum)
4. Syafri Hafid, SE (dirut keuangan)

Dewas
Ketua: Andi Asminullah
Anggota:
1. Affandy Ibrahim (anggota)
2. Amir Hamzah Karim (anggota)
3. Muharram Madjid (anggota)

*Perusahaan Umum Daerah Pasar Makassar Raya

Direksi
1. Aimansyah (direktur keuangan)
2. Ali Gauli Arief (dirut)
3. H. Irfan Darmawan Nm., SH (dirum)
4. Rusli Patara, SP (dirops)

Dewas
1. Amriana (anggota)
2. Aris R. Pongpalilu( anggota)
3. Evi Aprialti, SE, MM. (Ketua)
4. Samsul Raga (anggota)

*Perusahaan Umum Daerah Terminal Makassar Metro

Direksi
1. Elber Makbul Amin (Direktru utama
2. Hj. Lisdayanty Sabri, SE, M.M (direktur umum)
3. M. Syachrul Maulana. (Dirops)

Dewas
1. Muhammad Irwan Tamsul (anggota)
2. Muhammad Rheza, S.STP., M.Si (ketua)
3. Wawan Purnawan, SE. (Anggota

Khusus: Direksi PDAM dan BPR tunggu izin Kemendagri dan OJK.

Berita Terkait

Malam Takbiran: Appi Tekankan Jaga kondusifitas, Tanpa Konvoi, Petasan dan Mercon
Mengenal Fadel Tauphan Anshar, Politisi Muda dan Pengusaha yang Kini Pimpin KNPI Sulsel
Pemkot Makassar Gandeng Kejari, Appi: Masih Ada Usaha Tak Bayar Pajak Bertahun-tahun
Gerak Cepat Munafri, THR ASN hingga PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Waktu Mulai Dicairkan
PD Parkir–Kecamatan Ujung Pandang Sepakat Manfaatkan Kontainer Makassar Recover Operasional Parkir
Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Mulai Rp40 Ribu – Rp56 Ribu, Setara 4 Liter Beras per Jiwa
Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir Manggala, Drainase Blok 8 dan 10 Dibehani
Tegaskan Makassar Lakomotif Pembangunan Indonesia Timur, Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:07 WIB

Malam Takbiran: Appi Tekankan Jaga kondusifitas, Tanpa Konvoi, Petasan dan Mercon

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:37 WIB

Mengenal Fadel Tauphan Anshar, Politisi Muda dan Pengusaha yang Kini Pimpin KNPI Sulsel

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:34 WIB

Pemkot Makassar Gandeng Kejari, Appi: Masih Ada Usaha Tak Bayar Pajak Bertahun-tahun

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:28 WIB

Gerak Cepat Munafri, THR ASN hingga PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Waktu Mulai Dicairkan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:17 WIB

PD Parkir–Kecamatan Ujung Pandang Sepakat Manfaatkan Kontainer Makassar Recover Operasional Parkir

Berita Terbaru