Hasil Perjuangan Munafri Ke Pusat, Pete-pete Laut Kini Dinikmati Warga Sangkarrang Secara Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Kehadiran layanan transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menjadi angin segar bagi masyarakat pulau yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi antarwilayah.

Program yang dioperasikan menggunakan KM Banawa Nusantara 27 tersebut tidak hadir secara instan. Di balik realisasinya, terdapat upaya panjang yang dilakukan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam memperjuangkan kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan kepada pemerintah pusat.

Pada Oktober 2025 lalu, Munafri secara langsung mendatangi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, ia membawa aspirasi masyarakat Kepulauan Sangkarrang yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala mobilitas akibat minimnya sarana transportasi laut dan infrastruktur dermaga yang memadai.

Munafri saat itu meminta dukungan pemerintah pusat berupa bantuan kapal penghubung serta peningkatan fasilitas dermaga untuk memberikan izin menunjang aktivitas masyarakat pulau.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan hadirnya KM Banawa Nusantara 27 yang kini melayani rute antarpulau di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, hal itu terlihat saat peresmian pada Jumat (12/6/2026).

Baca Juga :  Libatkan Influencer Rayakan HUT Kota, Munafri: Bersama Pemerintah Satukan Energi Positif

Manfaat program tersebut kini mulai dirasakan langsung oleh warga. Salah satunya Rosdiana, warga Pulau Barrang Lompo, yang mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Pete-pete Laut.

“Masya Allah, ini sangat membantu sekali untuk masyarakat, khususnya Pulau Sangkarrang antara pulau satu dan pulau lain. Apalagi ini gratis, kami sangat berterima kasih kepada pak Wali Kota,” ucapnya.

Layanan transportasi laut gratis ini diprioritaskan untuk mendukung mobilitas tenaga pendidik, pelajar, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum yang membutuhkan akses antarpulau dengan lebih mudah dan terjangkau.

Sebagai warga pulau, melihat hadirnya Pete-pete Laut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam menghadirkan pemerataan layanan publik hingga ke wilayah kepulauan.

Lanjut dia, program ini tidak hanya membuka akses transportasi yang lebih baik, tetapi juga memperkuat konektivitas sosial, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat di pulau-pulau terluar Kota Makassar.

Dia menyampaikan, melalui transportasi laut gratis tersebut, masyarakat Kepulauan Sangkarrang kini memiliki sarana mobilitas antara wilayah daratan dan kepulauan.

“Sebelumnya kami kewalahan untuk menyeberang ke pulau-pulau tetangga karena tidak ada transportasi yang memang dikhususkan melayani rute tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelayanan Ala Hotel: Disdukcapil Makassar Ubah Wajah Layanan Publik, Jadi Ruang Nyaman

Menurut Rosdiana, selama ini masyarakat memang memiliki akses kapal penumpang reguler. Namun layanan tersebut hanya melayani rute dari dan menuju Kota Makassar.

“Kalau ke Makassar memang ada kapal penumpang setiap hari. Tetapi untuk ke pulau-pulau tetangga di wilayah Sangkarrang sangat terbatas. Itu yang membuat masyarakat kesulitan,” jelasnya.

Karena itu, kehadiran Pete-pete Laut dinilai menjadi solusi atas kebutuhan transportasi yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Oleh sebab itu, dengan adanya Pete-pete Laut ini, kami jadi lebih mudah bersilaturahmi dengan keluarga di pulau lain, mengurus keperluan masyarakat, maupun berbagai aktivitas lainnya.

“Kapal ini, sangat membantu warga yang ada di Kepulauan Sangkarrang,” katanya.

Rosdiana juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan tetap dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

“Kami tentu berharap gratis selamanya. Tetapi kalau suatu saat ada kebijakan tarif, masyarakat mungkin tetap akan menerima karena kebutuhan transportasi ini memang sangat penting dan manfaatnya sudah dirasakan langsung,” harapnya.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Luncurkan Aplikasi TANGKAS, Perkuat Transformasi Digital Layanan Kepegawaian ASN
Pemkot Makassar Mulai Tender Stadion Untia, Proyek Strategis Rp350 Miliar Masuk Tahap Pemilihan Penyedia
Hubungan Penegak Hukum Memanas, Taslim Arifin Soroti Rapuhnya Desain Bernegara
Makassar Jadi Kota Pertama Pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia, Appi: Toleransi Terus Kita Perkuat
Gempa M 4,7 Guncang Sulawesi Barat, Terasa hingga Makassar Akibat Aktivitas Sesar Naik Selat Makassar
BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini
Wali Kota Appi Susuri Lorong di Wilayah Utara, Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
Roem: LONTARA+ Tuai Apresiasi Pada Forum Komdigi di APEKSI, Daerah Siap Belajar ke Makassar
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:55 WIB

Bupati Jeneponto Luncurkan Aplikasi TANGKAS, Perkuat Transformasi Digital Layanan Kepegawaian ASN

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:59 WIB

Pemkot Makassar Mulai Tender Stadion Untia, Proyek Strategis Rp350 Miliar Masuk Tahap Pemilihan Penyedia

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:04 WIB

Makassar Jadi Kota Pertama Pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia, Appi: Toleransi Terus Kita Perkuat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:33 WIB

Gempa M 4,7 Guncang Sulawesi Barat, Terasa hingga Makassar Akibat Aktivitas Sesar Naik Selat Makassar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:11 WIB

BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini

Berita Terbaru