Menilik Rekam Jejak Brigjen TNI Irfan Amir, Putra Daerah Jeneponto yang Kini Jabat Danrindam XV/Pattimura

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, allnatsar.id — Kabupaten Jeneponto patut berbangga. Salah satu putra terbaiknya, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Inf. Irfan Amir, S.E., M.Si., M.Han., kini resmi mengemban amanah baru sebagai Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) XV/Pattimura yang bermarkas di Ambon, Provinsi Maluku.

Keberhasilan perwira tinggi berbintang satu ini menjadi inspirasi sekaligus kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Butta Turatea.

Brigjen TNI Irfan Amir lahir di Jeneponto pada 7 Desember 1978. Beliau merupakan putra dari pasangan H. Amir S. Dg. Tika dan almarhumah Hj. Maryam Dg. Kanang.

Sang ayah, H. Amir, merupakan tokoh birokrat senior di Jeneponto yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan terakhir sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan.

Sementara sang ibu, semasa hidupnya adalah pensiunan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Jeneponto.

Dalam kehidupan pribadinya, Brigjen Irfan Amir mempersunting Ny. Wahyuni Burhanuddin BT, yang merupakan putri dari mantan Wakil Bupati Jeneponto periode 2008–2013. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak.

Awal Karier dan Kiprah di Korps Baret Merah
Sebelum memantapkan langkahnya di dunia militer, Irfan Amir muda dikenal aktif dalam bidang olahraga sebagai pemain sepak bola.

Ia juga sempat mengemban tugas mulia sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Jeneponto, mewakili sekolahnya, SMA Negeri 2 Binamu (yang kini menjadi SMA Negeri 3 Jeneponto).

Baca Juga :  HIPMI PT UMI Angkatan IX: Gerakan Mahasiswa Wujudkan Indonesia Mandiri Ekonomi

Setelah lulus SMA, ia memantapkan tekad untuk masuk Taruna Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1996 dan berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2000.

Lulus dari lembah Tidar, perwira muda ini langsung ditempatkan di satuan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kariernya di korps baret merah terbilang cemerlang, di mana ia pernah dipercaya memegang tongkat komando sebagai Komandan Grup 1 Kopassus.

Dekat dengan Budaya dan Merakyat Saat Menjabat Dandim 1425/Jeneponto.
Sebelum menduduki posisi Dan-Grup 1 Kopassus, Brigjen Irfan Amir sempat pulang ke kampung halamannya untuk mengabdi sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1425/Jeneponto.

Selama masa kepemimpinannya di Jeneponto, beliau dikenal sangat peduli terhadap kelestarian budaya lokal. Salah satu terobosannya yang membekas di hati masyarakat adalah menyelenggarakan lomba layang-layang tradisional yang terbuat dari daun lontar, sebuah kearifan lokal yang sarat makna.

Tidak hanya fokus pada kebudayaan, ia juga tegas dalam melakukan pencegahan narkoba di internal satuannya. Di bawah arahannya, Kodim 1425/Jeneponto melaksanakan tes urine berkala dan menggelar sosialisasi pencegahan narkoba yang unik, yaitu dengan menghadirkan langsung mantan pecandu sebagai pembicara untuk memberikan edukasi riil kepada seluruh jajaran prajurit.

Baca Juga :  BMKG Makassar Rilis Peringatan Dini: Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan Hari Ini

Setelah menempuh Pendidikan Seskoad, beliau juga sempat menduduki jabatan strategis lainnya, termasuk sebagai Pabandya Intel Pam Fi Kodam XIV/Hasanuddin, di samping berbagai posisi penting lainnya di lingkungan TNI AD.

Karier cemerlang yang diukir oleh Brigjen Irfan Amir memicu doa dan harapan besar dari para kerabat serta sahabat karibnya. Salah satunya datang dari Dr. H. Sudirman Sappara, S.E., M.Si.

Sahabat dekat sang Jenderal ini mendoakan agar di masa depan, Brigjen Irfan Amir dapat kembali bertugas di tanah Sulawesi Selatan.

“Insya Allah, Pak Jenderal Irfan Amir ini suatu saat nanti akan kembali ke Sulawesi Selatan untuk mengemban amanah yang lebih besar, mungkin sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin. Semoga sahabat saya ini tetap amanah dalam menjalankan tugas di mana pun berada, serta selalu diberikan kesehatan bersama keluarga,” ujar Dr. H. Sudirman.

Ia juga menambahkan bahwa Brigjen Irfan Amir merupakan aset berharga, bukan hanya bagi Kabupaten Jeneponto secara khusus, melainkan juga bagi Sulawesi Selatan secara umum.

“Semoga karier Bapak Danrindam XV/Pattimura semakin cemerlang ke depan, mengalir bening bagai air zam-zam yang tidak ada putusnya,” sambungnya penuh harap.

(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)

Berita Terkait

Mengenal Kolonel Inf. Jenris Yulmal Vinas: Putra Terbaik ‘Butta Turatea’ yang Berprestasi dan Santun
BMKG Makassar Rilis Peringatan Dini: Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan Hari Ini
Forum Solidaritas Lintas Komunitas Se-Sulawesi Selatan Siap Gelar Perkemahan
Tim Penilai Lomba Taman Hari Jadi ke-163 Jeneponto Kunjungi RSUD Lanto Dg Pasewang
Sempat Tertunda Beberapa Bulan, Irfan Rahman Resmi Pimpin KNPI Mariso
Distaru Makassar Gelar Rapat Pemaparan Akhir Tiga Kajian Tata Ruang oleh Jasa Konsultan
Munafri–Aliyah Tegaskan Komitmen Penguatan SDM, 6.607 Honorer Naik Status Jadi PPPK Paruh Waktu
DPRD Makassar Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2025, Fokus ke Pelayanan Publik
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:32 WIB

Mengenal Kolonel Inf. Jenris Yulmal Vinas: Putra Terbaik ‘Butta Turatea’ yang Berprestasi dan Santun

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:14 WIB

Menilik Rekam Jejak Brigjen TNI Irfan Amir, Putra Daerah Jeneponto yang Kini Jabat Danrindam XV/Pattimura

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

BMKG Makassar Rilis Peringatan Dini: Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan Hari Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:02 WIB

Forum Solidaritas Lintas Komunitas Se-Sulawesi Selatan Siap Gelar Perkemahan

Senin, 27 April 2026 - 15:28 WIB

Tim Penilai Lomba Taman Hari Jadi ke-163 Jeneponto Kunjungi RSUD Lanto Dg Pasewang

Berita Terbaru