Allnatsar.id-MAKASSAR – Semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Pada Minggu, 7 Desember 2025, bertempat di Aula Utama AAS Building, telah dilaksanakan Pelantikan Akbar pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) dari empat kampus ternama.
Keempat kampus tersebut meliputi:
1. HIPMI PT Universitas Fajar (Unifa)
2. HIPMI PT ITB Nobel Indonesia
3. HIPMI PT Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP)
4. HIPMI PT Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa
Momentum ini menjadi sangat krusial bagi ekosistem wirausaha kampus karena dua di antara komisariat yang dilantik, yakni HIPMI PT PNUP dan HIPMI PT Polbangtan Gowa, merupakan organisasi yang baru saja terbentuk HIPMI Perguruan tingginya. Kehadiran dua kekuatan baru ini diharapkan mampu memperluas jejaring pengusaha muda di sektor teknologi terapan dan sektor pertanian modern
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan jajaran pengurus BPD HIPMI Sulawesi Selatan, perwakilan pimpinan perguruan tinggi, serta para tokoh pengusaha senior. Dalam sambutan ketua Bakorda HIPMI PT Sulsel yakni (Muh Ghasyas Ainul Nasrul) , menekankan bahwa “pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal bagi mahasiswa untuk bertransformasi dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator)”.
Pemilihan AAS Building sebagai lokasi pelantikan juga dipandang simbolis, mengingat gedung tersebut merupakan ikon representatif bagi dunia usaha di Indonesia Timur sekaligus pemilik dari Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan yakni Tum Andi amar Ma’ruf Sulaiman, yang tentunya diharapkan dapat menularkan energi kesuksesan kepada para pengurus yang baru dilantik.
Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan, para ketua kampus berkomitmen untuk segera menjalankan program kerja strategis, mulai dari inkubasi bisnis rintisan (startup), pelatihan manajerial, hingga membuka akses permodalan bagi anggota di masing-masing kampus.
Dengan resmi dilantiknya empat komisariat ini, HIPMI PT diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu mulai dari ekonomi, teknik, hingga pertanian untuk menjawab tantangan ekonomi global di masa depan.







