Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen, Munafri Tegaskan Keterlibatan Swasta Tetap Transparan

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pembangunan infrastruktur jalan dengan melibatkan peran sektor swasta secara profesional dan transparan.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peresmian Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Tujuh Wali Wali, di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jumat (09/01/2026).

Peresmian AMP PT Tujuh Wali Wali sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Munafri Arifuddin, disaksikan langsung oleh Pendidik Bosowa Gorup Aksa Mahmud, Director in Charge (DIC) Subhan Aksa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa serta mitra perbankan dan pengelola kawasan industri.

Munafri mengungkapkan, tingkat kemantapan jalan di Kota Makassar saat ini telah mencapai 97 persen. Pada tahun anggaran 2026, Pemkot Makassar menargetkan peningkatan hingga 98 persen melalui pembangunan dan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.

“Setiap tahun kami membangun dan memelihara sekitar 50 kilometer jalan. Pembangunan baru berada di kisaran 32–33 kilometer, sementara sisanya adalah pemeliharaan. Ini menunjukkan kebutuhan material konstruksi, khususnya aspal, beton, dan paving, sangat besar,” ujar Munafri.

Ia menjelaskan, pasca musim penghujan, hampir seluruh wilayah kota mengalami kerusakan jalan yang membutuhkan perbaikan cepat dan berkualitas. Karena itu, Pemkot Makassar mendorong keterlibatan sektor swasta dalam mendukung ketersediaan material infrastruktur.

Baca Juga :  Dengar Suara Warga, Appi Gerak Cepat Benahi Jalan Rusak di Jalan Metro, Dipuji Netizen

Namun demikian, terlepas dari posisi personalnya sebagai menantu Founder Bosowa Corporindo, Munafri menegaskan kepada jajaran pimpinan Bosowa bahwa seluruh proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tetap dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

“Semua proyek dilakukan melalui mekanisme lelang, baik e-katalog maupun mini kompetisi. Kami ingin memastikan proyek dikerjakan oleh perusahaan yang kompeten dan mampu menjamin mutu serta kualitas pekerjaan,” tegasnya.

Lebih jauh, Munafri menyampaikan selain infrastruktur jalan, Pemkot Makassar juga menggenjot pembangunan fasilitas publik lainnya, seperti puskesmas, kantor camat, dan kantor lurah. Ia menargetkan pada tahun 2026, dua puskesmas baru akan dibangun untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Di sektor pendidikan, Munafri menyampaikan Pemkot Makassar tengah memperluas kerja sama dengan sekolah swasta unggulan. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, agar dapat mengakses pendidikan berkualitas melalui skema beasiswa pemerintah.

Baca Juga :  BPBD Makassar Dirikan Posko Siaga 24 Jam di DPRD Kota Makassar Pasca Kebakaran

Tak hanya itu, Munafri juga memaparkan rencana besar pembangunan Stadion Makassar yang akan dimulai melalui skema multiyears. Stadion berkapasitas sekitar 15–17 ribu penonton tersebut direncanakan menjadi pemicu pengembangan kawasan baru di Untia.

“Pembangunan stadion akan menjadi trigger pengembangan kawasan baru. Ini membuka peluang besar bagi dunia usaha, khususnya perusahaan lokal, untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur kota,” jelasnya.

Pemkot Makassar juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar per bulan untuk mendukung pelaksanaan event berskala nasional dan internasional. Langkah ini ditargetkan mendatangkan lebih dari 20 ribu pengunjung setiap bulan guna menggerakkan UMKM, perhotelan, dan sektor ekonomi lainnya.

Dengan total belanja daerah tahun 2026 mencapai sekitar Rp3 triliun, Munafri menegaskan Kota Makassar terbuka bagi dunia usaha untuk berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin Makassar terus tumbuh sebagai kota yang ramah investasi, memiliki infrastruktur yang andal, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru