Makassar, allnatsar.id – Kabupaten Jeneponto mencatatkan prestasi gemilang dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), daerah berjuluk Butta Turatea ini berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan hingga menempati posisi empat besar di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, angka kemiskinan ekstrem di Jeneponto berhasil ditekan menjadi 1,08%. Capaian ini menunjukkan perbaikan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan data tahun 2024 yang tercatat sebesar 2,51%. Dengan kata lain, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Paris Yasir sukses mencatatkan penurunan angka kemiskinan ekstrem sebesar 1,43% hanya dalam satu tahun masa kerja.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan strategis yang diusung Paris Yasir menyentuh akar permasalahan ekonomi masyarakat. Pergerakan cepat Jeneponto menembus jajaran empat besar daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Sulawesi Selatan ini menjadi bukti nyata efektivitas program pembangunan yang terarah dan tepat sasaran.
Pencapaian ini pun menuai apresiasi dari kalangan akademisi. Dr. Ir. Natsar Desi, M.Si, akademisi dari Universitas Fajar Makassar yang juga merupakan putra daerah Jeneponto, menilai bahwa angka tersebut merupakan indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan.

“Penurunan angka kemiskinan ekstrem dari 2,51 persen ke 1,08 persen dalam waktu satu tahun adalah loncatan yang luar biasa. Sebagai putra daerah, saya melihat ini adalah buah dari konsistensi kebijakan yang memihak pada kepentingan rakyat kecil. Paris Yasir terbukti mampu menerjemahkan strategi pembangunan menjadi dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Jeneponto,” ujar Dr. Natsar Desi.
Senada dengan hal tersebut, akademisi dari Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Akhmad Kurnia N, S.Pd., M.Pd., menyoroti arah pembangunan daerah yang kini dinilai semakin positif dan konstruktif.
“Jeneponto saat ini sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Transformasi ini tidak bisa dilepaskan dari stabilitas kepemimpinan dan keberanian dalam mengambil kebijakan yang pro-rakyat. Keberhasilan menembus empat besar di Sulawesi Selatan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti bahwa Jeneponto sedang berada di jalur yang benar menuju kemandirian ekonomi yang lebih stabil,” ungkapnya.
Dengan pencapaian ini, Jeneponto kini menjadi salah satu daerah dengan performa terbaik di Sulawesi Selatan dalam menangani isu kemiskinan ekstrem, sekaligus memberikan optimisme baru bagi percepatan pembangunan daerah ke depannya.









