Makassar, allnatsar.id — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar menggelar Sarasehan Pemuda Makassar bertajuk “Pemuda Merdeka, Pemuda Berkarya” di Sekretariat DPD KNPI Kota Makassar, Senin (17/8/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang strategis bagi generasi muda untuk memperkuat kapasitas diri, membangun semangat berkarya, serta mengoptimalkan peran pemuda dalam berbagai aspek pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Sarasehan pemuda ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram atau biasa disebut BMI. Dalam sambutannya, BMI menekankan pentingnya menjaga spirit kebhinekaan sebagai pondasi utama untuk membuka dan mengembangkan potensi karya pemuda.
“Kegiatan ini mampu mendorong semangat kebhinekaan pemuda untuk senantiasa membuka potensi karya yang dia miliki sampai hari ini,” ujar Baso Muhammad Ikram.

BMI menambahkan bahwa nilai kebhinekaan harus menjadi kekuatan kolektif bagi pemuda untuk saling menghargai, berkolaborasi, dan menghasilkan karya nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
DPD KNPI Makassar menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Ir. Natsar Desi, SP., M.Si., IPM dan Dr. Wawan Kurniawan, SH., MH. Kedua pemateri memberikan pandangan komprehensif mengenai pentingnya kesiapan pemuda dalam mengasah keterampilan, menjawab tantangan zaman, serta memanfaatkan peluang strategis demi kemajuan daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh fungsionaris pengurus DPD KNPI Kota Makassar, jajaran pengurus KNPI tingkat kecamatan, dan perwakilan OKP.
Kehadiran lintas jajaran pengurus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal serta membangun sinergi kepemudaan yang solid di seluruh wilayah Kota Makassar.
Melalui Sarasehan Pemuda “Pemuda Merdeka, Pemuda Berkarya”, KNPI mempertegas komitmennya untuk terus mencetak generasi muda yang mandiri, produktif, dan inovatif.
Forum ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang diskusi semata, melainkan menjadi pemantik lahirnya gerakan dan karya nyata pemuda dalam mengawal pembangunan Kota Makassar ke depan.







