Jumlah Siswa Baru di Jeneponto Meningkat 10%, Kadis Dikbud Tegaskan MPLS Wajib Dilaksanakan

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Dikbud Jeneponto, Bapak Alamsyah, SE., MM.,

Kepala Dinas Dikbud Jeneponto, Bapak Alamsyah, SE., MM.,

Jeneponto, allnatsar.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jeneponto mencatat adanya peningkatan signifikan pada penerimaan siswa baru tahun ajaran ini. Total daya tampung siswa baru untuk seluruh tingkatan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai lebih dari 24 ribu siswa.

Kepala Dinas Dikbud Jeneponto, Bapak Alamsyah, SE., MM., mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka menunjukkan tren yang sangat positif. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi lonjakan kuota yang merata di semua jenjang pendidikan.

“Tahun ini ada peningkatan signifikan pada daya tampung siswa. Semua tingkatan menunjukkan tren kenaikan jumlah siswa, yakni sekitar 10% dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Alamsyah.

Baca Juga :  Wawali Makassar Ajak Pemuda Berkolaborasi Dengan Makassar Creative Hub

Berdasarkan data dari Dinas Dikbud Jeneponto, total sekitar 24 ribu siswa baru tersebut tersebar di tiga tingkatan dengan rincian tingkat TK sebanyak 8.500 orang, tingkat SD sebanyak 10.000 orang, tingkat SMP sebanyak 5.700 orang.

Kegiatan MPLS di SMPN 1 Jeneponto

Menyambut tahun ajaran baru, Kadis Dikbud Jeneponto memberikan imbauan tegas kepada seluruh satuan pendidikan untuk wajib melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menurutnya, agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan fase krusial bagi adaptasi anak didik.

Baca Juga :  Demi Kemajuan Kota, Ketua DPRD Makassar Supratman Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

“MPLS harus dilaksanakan dengan baik. Ini adalah modal awal yang sangat penting bagi siswa-siswi baru untuk mengenal lingkungan sekolah, beradaptasi dengan teman baru, serta memahami proses belajar-mengajar di sekolah mereka masing-masing,” tegasnya.

Alamsyah juga menambahkan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini akan dikawal agar berjalan edukatif dan kreatif. Kegiatan MPLS ini dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari berturut-turut. Dinas Dikbud berharap pihak sekolah dapat menciptakan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)

Berita Terkait

Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP
Hutan Wakaf dan Ekonomi Hijau: Upaya UNISAD Sengkang Mendorong Pembangunan Berkelanjutan
Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN
Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur Gelar PKM di Desa Gunung Silanu, Dorong Kemandirian Pangan Berbasis 4D
MTsN 2 Jeneponto Gelar Diklat Paskibra Gabungan, Cetak Generasi Muda yang Disiplin dan Berjiwa Pemimpin
Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci
Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja
Membaca Ulang Pangadereng di Tengah Perubahan Zaman
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Hutan Wakaf dan Ekonomi Hijau: Upaya UNISAD Sengkang Mendorong Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur Gelar PKM di Desa Gunung Silanu, Dorong Kemandirian Pangan Berbasis 4D

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02 WIB

MTsN 2 Jeneponto Gelar Diklat Paskibra Gabungan, Cetak Generasi Muda yang Disiplin dan Berjiwa Pemimpin

Berita Terbaru