Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Kaccia Kini Dibangun: Munafri Target Rampung Kurang dari 100 Hari

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Kaccia yang berada di Kampung Ujung Kaccia, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Rabu (19/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Munafri mengatakan pembangunan Jembatan Kaccia menjadi salah satu prioritas pemerintah Kota saat ini, untuk membuka akses masyarakat yang selama ini terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Pembangunan jembatan penghubung sangat penting untuk membuka isolasi warga yang selama ini kesulitan akses akibat jalan atau sungai yang memutus mobilitas harian,” ujar Munafri.

Jembatan yang selama puluhan tahun tidak mendapat perbaikan dan kondisinya telah lapuk tersebut, kini mulai dibangun secara permanen oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), lewat alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan wilayah permukiman antar-RW yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat kondisi jembatan yang selama ini berpotensi menimbulkan resiko.

Menurutnya, keberadaan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

“Apalagi ada sekolah dekat disini, aktivitas waktu satu-satunya akses jalan. Sehingga perlu dibenahi jembatan agar bisa dilalui kendaraan, karena selama ini hanya digunakan pejalan kaki. Tidak bisa dilewati kendaraan,” tuturnya.

Munafri menyebut, progres pembangunan Jembatan Kaccia saat ini telah mendekati 20 persen untuk dikebut pembangunan.

Baca Juga :  Senam Bersama Tiga Organisasi Perempuan, Melinda Aksa: Perempuan Sehat, Keluarga Lebih Harmonis

Dengan melihat perkembangan pekerjaan di lapangan, pemerintah menargetkan pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 100 hari.

“Progresnya itu sudah mau menuju 20 persen. Artinya, itu akan selesai dalam perhitungan kurang dari 100 hari. 100 hari lah ya, jembatannya kita,” katanya.

Jembatan Kaccia memiliki panjang sekitar 20 meter dengan lebar 2,3 meter. Pekerjaan pembangunan dilaksanakan mulai 23 Juli hingga 19 November 2026 dengan menggunakan anggaran APBD Pokok Tahun Anggaran 2026.

Munafri menegaskan, pembangunan jembatan permanen tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan dapat digunakan setiap saat.

Ia mengungkapkan, kondisi jembatan sebelumnya cukup memprihatinkan dan telah berlangsung selama puluhan tahun. Kondisi tersebut bahkan turut mengganggu aktivitas anak-anak dan warga, khususnya pada malam hari.

“Kehadiran kami, memastikan bahwa akses yang dimiliki oleh masyarakat itu bisa dilewati kapan saja,” ungkapnya.

“Karena yang parah itu di situ, anak-anak pergi mengaji malam, gelap, lubang-lubang, dan itu sudah puluhan tahun tidak diperbaiki,” sambung Munafri.

Selain aktivitas mengaji, kondisi akses tersebut juga berdampak terhadap mobilitas anak-anak yang hendak bersekolah serta aktivitas masyarakat lainnya.

Karena itu, Pemkot Makassar memilih membangun jembatan dengan konstruksi permanen sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada kondisi jembatan lama yang rawan mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Siap Bantu Percepatan Izin dan Penanganan Lahan PTUN Makassar

“Tahun sebelumnya, ini jembatan yang pernah kami datang lihat bahwa akses anak-anak pergi sekolah, aktivitas masyarakat sangat terganggu,” terangnya.

“Makanya dibuat satu jembatan yang permanen yang tidak akan terganggu lagi dengan keadaan apa, dengan jembatan beton,” lanjut Munafri.

Dia berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Barombong, khususnya warga yang selama ini menggunakan akses tersebut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain pembangunan jembatan, Munafri juga menyatakan pemerintah akan melihat kondisi jalan yang menjadi akses menuju jembatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan jembatan perlu dibarengi dengan penataan jalan agar konektivitas kawasan dapat berfungsi secara optimal.

“Tahun ini, kita coba membuat perencanaan bagaimana juga dengan jalannya, karena jalannya sudah cepat rusak juga,” katanya.

Appi menambahkan, pemerintah tidak ingin pembangunan infrastruktur hanya berhenti pada pembangunan fisik jembatan.

Dengan dibangunnya Jembatan Kaccia secara permanen, Pemkot Makassar berharap mobilitas warga, akses pendidikan, aktivitas ekonomi, serta kebutuhan masyarakat lainnya dapat berlangsung lebih aman dan lancar.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah Kota memperkuat konektivitas antarwilayah permukiman dan memastikan tidak ada lagi warga yang mengalami keterisolasian akibat buruknya kondisi infrastruktur dasar.

“Tentu, akses pendukung juga perlu diperhatikan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tukasnya.

Berita Terkait

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah
Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD
Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone
Wali Kota Makassar Arahkan Perayaan HUT Kota ke-419 Dikemas Berdampak Bagi Warga
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga

Berita Terbaru