Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: PKM SMP Ranggong Daeng Romo. Transformasi Kreativitas Seni Digital Siswa melalui Pelatihan Berbasis Aplikasi SketchBook di SMP Ranggong Daeng Romo Kabupaten Takalar

Foto: PKM SMP Ranggong Daeng Romo. Transformasi Kreativitas Seni Digital Siswa melalui Pelatihan Berbasis Aplikasi SketchBook di SMP Ranggong Daeng Romo Kabupaten Takalar

Oleh: Muhammad Syafruddin Akmal, M.Pd., Sudarmawansyah Nurman, M.Pd., Arjun Subbanul Akbar, S.Pd., M.Sn., Ahmad Dzaki Alfarizi, Moch. Rachmat Mirza

Takalar, 17 Juni 2026

Allnatsar.id | TAKALAR — Tim dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan pelatihan seni digital berbasis aplikasi SketchBook bagi siswa SMP Ranggong Daeng Romo, Kabupaten Takalar, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang multimedia sekolah tersebut dimulai pukul 09.00 hingga 15.00 WITA. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai melalui PNBP Universitas Negeri Makassar Tahun Anggaran 2026.

SMP Ranggong Daeng Romo menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Program tersebut berfokus pada penguatan kreativitas siswa dalam bidang seni digital melalui pemanfaatan teknologi dan aplikasi menggambar digital.

Ketua tim pengabdian, Muhammad Syafruddin Akmal, M.Pd., membuka sesi pelatihan dengan memaparkan konsep dasar seni digital, perbedaannya dengan seni manual, serta potensi teknologi dalam mendukung perkembangan kreativitas siswa.

Menurutnya, seni digital bukan sekadar perkembangan tren teknologi, tetapi juga menjadi ruang baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan dan kreativitas secara lebih luas.

“Seni digital dapat menjadi media ekspresi kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus diimbangi dengan pemahaman terhadap nilai-nilai seni dan budaya,” ujarnya.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Sudarmawansyah Nurman, M.Pd., yang memberikan demonstrasi langsung mengenai penggunaan berbagai fitur utama dalam aplikasi SketchBook.

Para siswa diperkenalkan pada teknik penggunaan kuas digital, pengaturan layer, pemilihan warna, hingga teknik pewarnaan dan penyelesaian karya digital.

Baca Juga :  Perkuat Mutu Riset Dosen, LPPM UIT Gandeng Reviewer UNHAS dan UNM dalam Monev Internal Hibah DPPM 2025

Sudarmawansyah menjelaskan bahwa aplikasi SketchBook dapat menjadi media pembelajaran yang menarik karena memungkinkan siswa bereksperimen secara lebih fleksibel tanpa menghilangkan nilai artistik dalam proses berkarya.

Bagian paling menarik dalam kegiatan tersebut berlangsung ketika para siswa diminta membuat karya seni digital dengan tema “Budaya Lokal Takalar”.

Melalui tema tersebut, siswa diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi berbagai potensi budaya daerah ke dalam bentuk karya visual digital. Sejumlah siswa menghasilkan karya berupa motif tradisional, pemandangan alam, hingga representasi tokoh dan identitas budaya lokal.

Karya-karya yang dihasilkan kemudian dipresentasikan di hadapan peserta lainnya. Proses tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga memicu diskusi mengenai potensi seni digital sebagai media pelestarian dan pengenalan budaya lokal kepada generasi muda.

Diskusi juga berkembang mengenai berbagai tantangan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran seni budaya. Beberapa pertanyaan yang muncul di antaranya berkaitan dengan integrasi aplikasi digital dalam proses pembelajaran serta pentingnya menjaga keseimbangan antara keterampilan seni manual dan keterampilan digital.

Tim pengabdian memberikan sejumlah contoh praktik pembelajaran seni berbasis teknologi dan menekankan bahwa inovasi digital tidak seharusnya menghilangkan akar tradisi dan kemampuan dasar dalam berkarya.

Baca Juga :  Bersama UNM, Pemkot Dorong Kurikulum Budaya Lokal dan Tata Krama di Sekolah

Selain Muhammad Syafruddin Akmal dan Sudarmawansyah Nurman, kegiatan ini juga melibatkan Arjun Subbanul Akbar, S.Pd., M.Sn., serta dua mahasiswa, Ahmad Dzaki Alfarizi dan Moch. Rachmat Mirza, yang turut mendampingi siswa secara teknis selama proses pelatihan.

Kegiatan pengabdian ini dirancang tidak hanya berhenti pada satu kali pertemuan. Tim PKM UNM berencana melakukan pendampingan berkelanjutan kepada siswa dalam mengembangkan proyek seni digital.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat menghasilkan portofolio karya siswa yang nantinya dapat dipamerkan, baik secara daring maupun luring.

Melalui program ini, tim pengabdian berharap dapat mendorong lahirnya komunitas siswa kreatif di SMP Ranggong Daeng Romo yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai media berkarya, berinovasi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal.

Tim PKM UNM turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMP Ranggong Daeng Romo atas dukungan dan kerja sama yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan. Apresiasi juga disampaikan kepada para guru, khususnya guru Seni Budaya, yang aktif mendampingi siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Negeri Makassar dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, kreativitas, dan literasi teknologi generasi muda.

Berita Terkait

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci
Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Wali Kota Appi – Mensos RI, Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Appi – Mensos RI, Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Berita Terbaru