Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Walikota Cup 2026 di Lapangan Bola TELKOM Makassar, Minggu sore (5/07/2026).

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama (kick off) sekaligus tendangan ke gawang oleh Munafri sebagai simbol dimulainya ajang sportivitas tersebut.

Turnamen Walikota Cup edisi perdana pada masa kepemimpinan Munafri ini diikuti 25 tim, terdiri atas 22 klub dari Kota Makassar dan tiga tim dari luar daerah. Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama 30 hari penuh hingga 5 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wali kota yang akrab disapa Appi ini menyebut penyelenggaraan Walikota Cup bukan sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

“Ini adalah Walikota Cup yang pertama. Tentu masih ada hal-hal yang akan terus kita perbaiki. Saya ingin tahun depan turnamen ini menjadi agenda yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Menurut Appi, sepak bola memiliki peran strategis bukan hanya dalam melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat kerja sama.

Baca Juga :  Munafri Apresiasi Federasi Barongsai Jadi Perekat Keberagaman di Pelantikan FOBI Makassar

Karena itu, mantan CEO PSM Makassar ini mengajak seluruh peserta mengikuti turnamen dengan penuh kesungguhan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Sepak bola bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan dan team building. Saya berharap seluruh klub, baik dari Makassar maupun luar daerah, mengikuti kompetisi ini dengan serius,” katanya.

Appi juga menaruh perhatian besar terhadap pembinaan usia dini. Ia menginginkan penyelenggaraan Walikota Cup di masa mendatang turut menghadirkan kompetisi kelompok umur bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai ruang lahirnya bibit-bibit pemain berbakat.

Ia menilai, pembinaan skill sejak usia muda menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan regenerasi pemain lokal yang selama ini masih terbatas.

“Bahkan kami juga berharap untuk bisa menghadirkan yang namanya pertandingan kelompok umur, khususnya untuk para SSB untuk mencari bakat-bakat muda yang bisa muncul di permukaan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Lantik Ridwan Ramli Jadi Staf Ahli, Bupati Jeneponto Minta Maksimal Bangun Butta Turatea

Selain pembinaan pemain, Appi menekankan pentingnya profesionalisme seluruh perangkat pertandingan, khususnya wasit, agar menjaga integritas kompetisi. Ia mengingatkan bahwa keputusan wasit yang adil akan menentukan kualitas pertandingan sekaligus mencegah potensi konflik di lapangan.

Ke depan, Appi menargetkan Walikota Cup berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar dengan pelaksanaan di berbagai kecamatan di Kota Makassar sehingga mampu menjangkau lebih banyak klub peserta.

Ia bahkan berencana mewajibkan setiap klub menurunkan tiga hingga lima pemain muda sebagai bagian dari strategi regenerasi atlet sepak bola daerah.

Pemerintah Kota Makassar, lanjut Appi, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga, termasuk mendorong Walikota Cup menjadi turnamen yang diminati klub-klub dari berbagai daerah.

“Kami ingin Walikota Cup tidak hanya diikuti klub-klub Makassar, tetapi juga menjadi daya tarik bagi klub dari luar daerah. Walaupun Makassar sampai saat ini masih belum punya stadion, tapi insyaallah tidak akan lama lagi terwujud,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Peluang Kerja Masyarakat
Cegah Pungutan Liar, Perumda Parkir Makassar Siapkan Kantong Parkir untuk Pengunjung Kalla RUN
Di Hadapan Tim Penilai Nasional, Appi Jelaskan Urban Farming hingga Penanganan Stunting, Dan Inovasi UMKM Berbasis Masyarakat
Appi Perkuat Forum Tripartit, Jaga Keseimbangan Hubungan Industrial dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Banjir Aduan Masyarakat, Perumda Parkir Makassar Perketat Pengawasan Jukir
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan
Hasrul Kaharuddin: Atlet ESI Makassar Siap Tampil Maksimal di Porprov Sulsel 2026
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Peluang Kerja Masyarakat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Cegah Pungutan Liar, Perumda Parkir Makassar Siapkan Kantong Parkir untuk Pengunjung Kalla RUN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Di Hadapan Tim Penilai Nasional, Appi Jelaskan Urban Farming hingga Penanganan Stunting, Dan Inovasi UMKM Berbasis Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Appi Perkuat Forum Tripartit, Jaga Keseimbangan Hubungan Industrial dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Banjir Aduan Masyarakat, Perumda Parkir Makassar Perketat Pengawasan Jukir

Berita Terbaru