Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalanrea

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalanrea

Makassar, allnatsar.id — Program iuran sampah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Kebijakan tersebut kini semakin banyak dirasakan masyarakat, termasuk warga Kecamatan Tamalanrea.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, mengatakan kebijakan tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.

Hal itu disampaikan Appi saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalanrea yang digelar di kawasan Tallasa City, Sabtu (5/9/2026) malam.

“Di Tamalanrea, sebanyak 5.366 rumah dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA tercatat telah menerima manfaat program pembebasan iuran sampah sejak 2025,” ujar Appi.

Pada 2026, cakupan program kembali diperluas. Pemkot Makassar mulai menyasar rumah tangga dengan kategori daya listrik 1.300 VA, dengan potensi penerima mencapai 7.135 kepala keluarga (KK).

Dengan penambahan tersebut, total potensi penerima program iuran sampah gratis di Kecamatan Tamalanrea diperkirakan mencapai 12.501 KK.

Baca Juga :  Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik

Perluasan program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus memberikan keringanan kepada masyarakat.

Menurut Appi, Pemkot Makassar tidak hanya memberikan insentif melalui pembebasan iuran sampah, tetapi juga terus mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui gerakan pemilahan sampah dari sumber.

Pengelolaan sampah berbasis kelurahan, RT dan RW juga terus didorong agar penanganan sampah tidak seluruhnya bergantung pada pemerintah.

“Apa kita lakukan, bagaimana kita menjaga lingkungan untuk tetap bersih, memanfaatkan apa yang ada sehingga sistem pengelolaan sampah ini bisa kita selesaikan secara bersama-sama,” imbuh Appi.

Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

Pemerintah Kota tidak menyelesaikan persoalan lingkungan apabila masyarakat tidak ikut mengambil peran sejak dari rumah.

Karena itu, Appi meminta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan atau program pemerintah.

Baca Juga :  Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Appi Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA

Menurutnya, pengelolaan sampah harus dibangun menjadi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara konsisten.

“Banyak sekali program-program pemerintah yang harus dikerjasamakan baik dengan masyarakat juga dengan pihak-pihak lain,” tuturnya.

“Sehingga terbangun ruang-ruang kolaborasi untuk mengisi pembangunan, khususnya yang ada di Kota Makassar ini,” tambah Munafri.

Selain pengelolaan sampah, Appi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas melalui pengembangan urban farming.

Langkah tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketersediaan dan kemandirian pangan masyarakat.

Dia berharap perluasan penerima iuran sampah gratis dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran warga untuk memilah dan mengelola sampah dari sumber.

“Dengan kebijakan pembebasan iuran tidak sekadar memberikan keringanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih partisipatif,” tutup Appi.

Berita Terkait

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah
Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD
Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone
Wali Kota Makassar Arahkan Perayaan HUT Kota ke-419 Dikemas Berdampak Bagi Warga
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga

Berita Terbaru