Makassar dan Jepang Sepakat Perkuat Aksi Iklim, Menuju Kota Nol Emisi

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Saat menyambut kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi,

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Saat menyambut kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi,

Makassar, allnatsar. id – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui langkah konkret dan kolaboratif.

Kali ini, upaya tersebut diwujudkan lewat penguatan kerja sama dengan Pemerintah Kota Yokohama, Jepang, dalam proyek Zero Carbon City yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, menjadi penanda dimulainya fase baru kerja sama kedua kota yang berfokus pada pengembangan sistem transportasi dan energi berkelanjutan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan bahwa komitmen menuju pembangunan berkelanjutan, tidak hanya menjadi tanggung jawab nasional, namun juga perlu ditindaklanjuti secara lokal dan kolaboratif.

“Kota Makassar terus bertransformasi menjadi kota yang adaptif terhadap tantangan masa depan, salah satunya krisis iklim,” jelas Munafri, di kantor Balai Kota Makassar.

Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan kehormatan dari Konsul Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, bersama rombongan perwakilan Pemerintah Kota Yokohama, Jepang, dalam rangka mempererat kerjasama bilateral menuju transformasi kota rendah emisi carbon.

Baca Juga :  Pemkot dan Muhammadiyah Gaungkan Pendidikan dan Peduli Lingkungan Menuju Generasi Emas

Kunjungan ini dirangkaikan dengan kick-off meeting proyek Zero Carbon City, yang secara khusus menyangkut sektor transportasi dan energi. Program ini merupakan bentuk kolaborasi city-to-city antara Kota Makassar dan Kota Yokohama, didukung langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

“Kerjasama nantinya, langkah strategis mempercepat transisi energi bersih dan sistem transportasi ramah lingkungan di kota ini,” jelas Munafri.

Sedangkan, Konsul Jenderal Jepang, Ohashi Koichi, dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh pemerintah Jepang terhadap kolaborasi ini. Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam proyek yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Lanjut dia, proyek Zero Carbon City antara Makassar dan Yokohama mencerminkan semangat kolaboratif kedua kota dalam menghadapi isu perubahan iklim secara konkret.

“Kami percaya, melalui transfer pengetahuan, teknologi, dan praktik baik, proyek ini bisa menjadi model kolaborasi kota di Asia,” tutur Ohashi.

Lebih lanjut, Ohashi menekankan bahwa Pemerintah Jepang melalui Kementerian Lingkungan Hidup secara aktif mendorong inisiatif serupa di berbagai belahan dunia sebagai bagian dari upaya global menuju netralitas carbon (carbon neutrality).

Baca Juga :  Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Selama ini, Kota Makassar telah mengikuti berbagai pelatihan dan workshop yang diinisiasi oleh Pemerintah Jepang.

“Termasuk menjalin koneksi dengan jaringan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang energi dan teknologi lingkungan,” tuturnya.

Dijelaskan, proyek Zero Carbon City sendiri merupakan kelanjutan dari skema kemitraan yang telah dijajaki sejak 2023. Fokus program meliputi. Pengembangan sistem transportasi publik rendah emisi, Efisiensi energi di bangunan publik, Integrasi teknologi energi terbarukan (seperti solar panel dan sistem kelistrikan pintar). Serta, peningkatan kapasitas SDM dan pertukaran teknologi.

Rencana aksi jangka pendek akan melibatkan penyusunan roadmap bersama serta pelaksanaan proyek percontohan (pilot project) di beberapa wilayah Kota Makassar. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Makassar dapat mempercepat implementasi kebijakan nol emisi carbon.

“Sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dan Asia Tenggara dalam mengelola pertumbuhan kota secara berkelanjutan,” tutup dia.

Berita Terkait

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Wali Kota Appi: TPA Tamangapa Akan Jadi Hutan Konservasi Kota, Jenis Pohon hingga Tanaman Endemik Sulsel dan Area Tamasya
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Wali Kota Appi: TPA Tamangapa Akan Jadi Hutan Konservasi Kota, Jenis Pohon hingga Tanaman Endemik Sulsel dan Area Tamasya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Berita Terbaru