Penumpukan Antrean BBM Subsidi di Makassar: Warga Pertanyakan Kelancaran Distribusi

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Gambar hanya ilustrasi

*Gambar hanya ilustrasi

Makassar, allnatsar.id — Antrean panjang kendaraan mengular terpantau di SPBU Jalan AP Pettarani, SPBU Jalan Sultan Alauddin. Penumpukan armada ini terjadi akibat lonjakan kendaraan yang hendak mengisi BBM subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di koridor jalan protokol tersebut, Senin (7/9/2026). Sehingga hal ini memicu perlambatan arus kendaraan dan memunculkan keresahan warga terkait kepastian pasokan energi.

Dari pemantauan di lokasi, deretan kendaraan didominasi oleh armada truk ekspedisi dan angkutan barang yang mengular hingga puluhan meter keluar dari area SPBU dan memakan bahu jalan utama. Tidak hanya angkutan berat, deretan pengendara roda dua juga mengular panjang hingga mempersempit ruang gerak lalu lintas.

Baca Juga :  Fokus Pembenahan dan Komunikasi, Plt Sekwan DPRD Kota Makassar: Sinergi dan Komunikasi

Kondisi ini memicu keprihatinan sekaligus tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Kemacetan yang terjadi di arteri utama kota tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas harian, tetapi juga mengancam efisiensi mobilitas warga.

Penumpukan armada angkutan di SPBU membawa dampak berantai terhadap aktivitas ekonomi daerah. Para pengemudi angkutan terpaksa menghabiskan waktu produktif berjam-jam hanya untuk menunggu giliran pengisian bahan bakar, yang berisiko memicu keterlambatan pengiriman komoditas pokok dan rantai pasok barang.

Baca Juga :  Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun

Belum adanya pernyataan resmi mengenai penyebab fenomena antrean serentak di kawasan Pettarani ini kian memicu spekulasi publik terkait kendala kuota maupun potensi gangguan pada rantai distribusi.

Masyarakat dan pelaku bisnis mendesak respons cepat dari pihak penyalur resmi serta pemerintah daerah. Langkah konkret berupa pengawasan distribusi, evaluasi kecukupan pasokan harian, hingga penyiapan rekayasa lalu lintas di sekitar titik SPBU sangat dibutuhkan untuk mencegah kepanikan publik dan kelumpuhan arus lalu lintas yang lebih luas.

Berita Terkait

Milad KAHMI ke-60, Fadriarty Ungkap Rencana Launching Graha Hijau Hitam di Talasalapang Makassar
Kemarau dan Krisis Air, Munafri Bersama Warga Makassar Salat Istisqa Memohon Hujan
Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September
24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau
Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Menggunakan Media Sosial di Tengah Derasnya Arus Informasi
Sebut Negara Represif dan Gagal: BEM UNM Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset Hingga Reformasi Pendidikan
Pemkab Jeneponto Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Kesepakatan Bersama dengan ITB Nobel Indonesia dan Kantor Pertanahan
Pemkot Makassar Perkuat Sarana Persampahan, Armada Ditambah dan Mesin Pengolah Sampah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:58 WIB

Penumpukan Antrean BBM Subsidi di Makassar: Warga Pertanyakan Kelancaran Distribusi

Minggu, 6 September 2026 - 15:29 WIB

Milad KAHMI ke-60, Fadriarty Ungkap Rencana Launching Graha Hijau Hitam di Talasalapang Makassar

Jumat, 4 September 2026 - 09:16 WIB

Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September

Selasa, 1 September 2026 - 14:29 WIB

24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Menggunakan Media Sosial di Tengah Derasnya Arus Informasi

Berita Terbaru