Jeneponto, allnatsar.id — Laga semifinal turnamen sepak bola Bupati Cup I 2026 antara Binamu FC dan Bontoramba FC yang berujung pada adu pinalti terpaksa ditunda. Keputusan ini diambil panitia karena situasi di lapangan dinilai tidak kondusif untuk melanjutkan pertandingan, Minggu (26/4/2026).
Pertandingan yang digelar di Stadion Mini Belokallong sebelumnya berakhir imbang dengan skor 1-1. Namun, saat memasuki fase adu pinalti, ratusan penonton yang membludak masuk ke area lapangan membuat kondisi tidak terkendali sehingga jalannya pertandingan tidak dapat dilanjutkan.
Dedy Arsandi, yang mewakili Ketua Panitia sekaligus menjabat sebagai bendahara panitia Bupati Cup I, menyampaikan bahwa keputusan penundaan diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Pelaksanaan adu pinalti ditunda dengan waktu yang belum ditentukan. Situasi di lapangan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” ujarnya.
Hingga pukul 19.00 WITA, penonton masih terlihat memadati Stadion Mini Belokallong, sehingga aparat dan panitia kesulitan untuk mensterilkan lapangan.
Sementara itu, Manajer Binamu FC, Wawan Jecto, menyatakan kesiapan timnya untuk melanjutkan pertandingan kapan saja sesuai keputusan panitia.
“Dari tim kami, kapan saja siap untuk melaksanakan adu pinalti. Kami tetap optimis bisa memenangkan pertandingan dan melaju ke partai final,” tegasnya.
Jika berhasil lolos, Binamu FC akan menghadapi Tarowang FC pada partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-163.
Panitia diharapkan segera menentukan jadwal lanjutan pertandingan agar kepastian tim yang lolos ke final dapat diketahui.
(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)







