KNPI Makassar Tegas Tolak Kedatangan Sutradara ‘Pesta Babi’, Ingatkan Potensi Perpecahan di Kalangan Pemuda

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Bidang Pertahanan dan Ideologi Pemuda DPD KNPI Kota Makassar secara resmi menyatakan sikap menolak keras rencana kedatangan Dandhy Laksono, sutradara film “Pesta Babi”, di Kota Makassar.

Penolakan ini didasari atas kekhawatiran terhadap dampak konten film tersebut yang dinilai provokatif dan berpotensi memecah belah opini publik.

Ketua Bidang Pertahanan dan Ideologi Pemuda DPD KNPI Makassar, Irwan Abbas, menegaskan bahwa stabilitas sosial di tingkat akar rumput, terutama di kalangan pemuda, harus menjadi prioritas utama.

Menurutnya, narasi yang dibangun dalam film tersebut berisiko menciptakan polarisasi yang tajam.

“Kami mencermati bahwa film ini dapat menimbulkan perpecahan opini yang tidak produktif di masyarakat, khususnya di kalangan pemuda. Mengingat kondisi geopolitik bangsa kita yang sedang dalam fase krusial, kita tidak butuh tontonan yang justru memicu sentimen negatif antar-kelompok,” ujar Irwan Abbas dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Ramadhan dan Dignity: Saat Kehormatan Umat Islam Diuji oleh Kekuatan Politik dan Dominasi Militer

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Bidang Pertahanan dan Ideologi, Akhmad Kurnia, menambahkan bahwa penolakan ini bukan tanpa alasan.

Ia menyoroti banyaknya kecaman yang muncul di berbagai daerah lain sebagai indikator bahwa karya tersebut memicu kegaduhan.

“Di banyak tempat, pemutaran film ini telah menuai protes keras, baik dari kalangan akademisi kampus maupun aparat keamanan. Kami tidak ingin kegaduhan serupa terjadi di Makassar. Sebagai pemuda, sudah sepatutnya kita menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas dan kenyamanan kota ini agar tetap aman bagi seluruh warga,” tegas Akhmad.

Baca Juga :  Madilog dan Demokrasi Tanpa Nalar: Kegagalan Pendidikan Politik Partai di Indonesia

DPD KNPI Kota Makassar menilai bahwa kebebasan berekspresi memang dijamin oleh undang-undang, namun kebebasan tersebut tidak boleh mencederai semangat persatuan nasional.

Di tengah situasi geopolitik yang dinamis, pemuda diharapkan lebih selektif dalam menyerap informasi yang dapat mengganggu kohesi sosial.

KNPI Makassar mengajak seluruh elemen pemuda untuk tetap tenang dan mengedepankan dialog yang konstruktif daripada terjebak dalam narasi-narasi yang memancing konflik horizontal.

Fokus utama pemuda saat ini seharusnya adalah kolaborasi membangun daerah, bukan justru larut dalam polemik yang dipicu oleh pihak-pihak luar yang tidak memahami karakteristik sosial budaya masyarakat Makassar yang menjunjung tinggi nilai Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi.

Berita Terkait

Pemuda Makassar Sarankan Pemerintah Kota Makassar Siapkan Tempat Sampah Terpilah bagi Masyarakat
Menjelang Musda Golkar Sulawesi Selatan: Azimat Sakti Versus Diskresi Ketua Umum, Menakar Peluang IAS dan Appi dalam Perspektif Sosiologi Politik
80 Tahun Mengabdi: UU Baru dan Momentum POLRI Kembali ke Khittah Pengayom Masyarakat
Jeneponto Melesat, Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Drastis di Bawah Kepemimpinan Paris Yasir
Menaklukkan Shadow Economy: Langkah Strategis RAPBN 2026 dan Urgensi Satgas Khusus di Bawah Presiden
Andi Gunaldi Ketua RW 5 Kel.Bangkala, Kec Manggala Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026
Manifesto Keikhlasan di Tanah Turatea
Makassar Kota Dunia dan Jebakan Kriminal Geng Motor
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pemuda Makassar Sarankan Pemerintah Kota Makassar Siapkan Tempat Sampah Terpilah bagi Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:16 WIB

Menjelang Musda Golkar Sulawesi Selatan: Azimat Sakti Versus Diskresi Ketua Umum, Menakar Peluang IAS dan Appi dalam Perspektif Sosiologi Politik

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:08 WIB

80 Tahun Mengabdi: UU Baru dan Momentum POLRI Kembali ke Khittah Pengayom Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:34 WIB

Jeneponto Melesat, Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Drastis di Bawah Kepemimpinan Paris Yasir

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:05 WIB

Menaklukkan Shadow Economy: Langkah Strategis RAPBN 2026 dan Urgensi Satgas Khusus di Bawah Presiden

Berita Terbaru