Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Bupati Jeneponto Kumpulkan OPD Bahas Penanganan ATS 2026 Jeneponto

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026

Jeneponto, allnatsar.id — Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (11/05/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM dan dihadiri Pj Sekda Jeneponto Dr. Aspa Muji, SSTP., M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Dr. H. Alfian Afandy Syam, ST., MT., Ph.D, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto Alamsyah, SE., MM, para kepala OPD terkait serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rapat koordinasi diawali dengan pemaparan Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Dr. H. Alfian Afandy Syam terkait langkah-langkah strategis pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Jeneponto.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendataan yang terintegrasi, penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa, serta berbagai program pendampingan untuk menekan angka anak tidak sekolah di Jeneponto.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Selain memaparkan data jumlah ATS beserta sebarannya di setiap kecamatan, Kepala Bappeda juga menjelaskan berbagai langkah terbaru yang tengah dilakukan pemerintah daerah untuk mengajak kembali anak-anak putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan.

“Permasalahan anak tidak sekolah menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan sinergi seluruh pihak agar anak-anak kita dapat kembali memperoleh hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto Alamsyah, SE., MM menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif melalui koordinasi dengan sekolah, pemerintah desa serta keluarga siswa guna memastikan anak-anak yang putus sekolah dapat kembali mengikuti proses belajar.

Di hadapan peserta rapat, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menegaskan bahwa persoalan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait agar terus memperkuat koordinasi serta menghadirkan langkah konkret dan berkelanjutan dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah di daerah.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan dan Kemanusiaan, TP PKK Jeneponto Turun Langsung ke Masyarakat

“Kita ingin seluruh anak di Kabupaten Jeneponto mendapatkan hak pendidikan yang sama. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegas Bupati.

Bupati juga berharap adanya keterlibatan aktif seluruh stakeholder, termasuk pemerintah kecamatan, desa, pihak sekolah hingga masyarakat dalam mendukung program pencegahan dan penanganan ATS secara berkelanjutan.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta guna membahas tantangan di lapangan, solusi penanganan, serta langkah tindak lanjut yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026.

“Jangan sampai ada anak Jeneponto yang kehilangan masa depan hanya karena terputus dari pendidikan,” menjadi semangat yang mengemuka dalam rapat tersebut.

 

Berita Terkait

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas
Tabrak Hasil Pemilihan Senat, Abdul Saman, Dekan FIP UNM di Gugat, Plt Rektor Diminta Turun Tangan
Tinjau Pulau Terluar, Wali Kota Makassar Pastikan Pemerataan Layanan Dasar hingga ke Kepulauan
Dinas PU Benahi Trotoar Jalan Tinumbu, Kembalikan Hak Pejalan Kaki dan Optimalkan Drainase
Tanpa Gesekan, 19 Pedagang Kelapa Bongkar Lapak Sendiri Dukung Penataan Kota Makassar
Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
Pemkab Jeneponto Bergerak Cepat Tekan Anak Putus Sekolah, Data ATS dan Dapodik Dipadankan
Gerak serentak perkuat PAUD: Bupati Jeneponto kukuhkan 174 Bunda PAUD, dorong target wajib belajar 1 tahun prasekolah
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:27 WIB

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:01 WIB

Tabrak Hasil Pemilihan Senat, Abdul Saman, Dekan FIP UNM di Gugat, Plt Rektor Diminta Turun Tangan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:34 WIB

Tinjau Pulau Terluar, Wali Kota Makassar Pastikan Pemerataan Layanan Dasar hingga ke Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:38 WIB

Dinas PU Benahi Trotoar Jalan Tinumbu, Kembalikan Hak Pejalan Kaki dan Optimalkan Drainase

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:00 WIB

Tanpa Gesekan, 19 Pedagang Kelapa Bongkar Lapak Sendiri Dukung Penataan Kota Makassar

Berita Terbaru