Terombang-ambing di Laut Malam, Lima Nelayan Selamat Berkat Respons Cepat BPBD Makassar

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar

Foto: Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Respons cepat dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, kembali membuahkan hasil positif.

Lima orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Barrang Lompoa akibat kerusakan mesin kapal berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, Kamis, 1 Januari 2026, malam.

Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga yang masuk ke BPBD Kota Makassar, terkait sebuah kapal nelayan yang mengalami gangguan mesin di tengah laut.

“Menindaklanjuti laporan itu, kami BPBD respon cepat mengerahkan tujuh personel TRC ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian dan evakuasi,” jelas Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Jumat (2/1).

Dijelaskan, operasi pencarian dan penyelamatan dimulai sekitar pukul 18.30 WITA. Proses pencarian berlangsung cukup menantang karena dilakukan pada malam hari dengan kondisi ombak laut yang tinggi serta jarak pandang yang terbatas.

Namun, berkat koordinasi yang baik, pengalaman, serta kesiapsiagaan personel, tim berhasil menemukan kapal nelayan yang mengalami kerusakan dan mengevakuasi seluruh penumpangnya.

“Kelima nelayan tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan selamat, kemudian dibawa ke daratan Kota Makassar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” tutur Fadli.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri: Percepat Serapan Anggaran, Tetap Jaga Akuntabilitas

Lebih lanjut, Muh Fadli menegaskan bahwa keberhasilan operasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BPBD dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan perlindungan masyarakat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Dalam situasi darurat, negara harus hadir. BPBD Kota Makassar akan selalu siap bergerak kapan pun dan dalam kondisi apa pun untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fadli mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, agar lebih waspada sebelum melaut. Ia menekankan pentingnya memantau kondisi cuaca serta memastikan kelayakan kapal dan mesin guna menghindari kejadian serupa.

“Kami mengajak para nelayan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca, memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat, serta segera melapor apabila mengalami keadaan darurat di laut,” imbuh Fadli.

BPBD Kota Makassar, memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, kapasitas personel, serta respons cepat dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan.

“Khususnya di wilayah pesisir dan perairan, sebagai bagian dari upaya perlindungan keselamatan warga,” tutup Fadli.

Aksi penyelamatan ini kembali menegaskan peran BPBD Kota Makassar sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi keselamatan warganya di tengah kondisi cuaca laut yang berisiko.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Bekali Warga Kesiapsiagaan, Munafri Tekankan Kolaborasi Hadapi Bencana

Setelah itu, para nelayan yang diselamatkan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BPBD Kota Makassar serta Pemerintah Kota Makassar atas respons cepat yang diberikan.

Mereka juga menitipkan salam dan apresiasi kepada pimpinan BPBD dan Wali Kota Makassar karena kehadiran petugas BPBD Pemkot dinilai sangat membantu dan menyelamatkan nyawa mereka.

Salah satu korban menceritakan detik-detik mencekam saat kapal mereka mengalami kerusakan mesin di tengah laut.

“Kami memancing dan perahu tiba-tiba mesinnya rusak. Kami terombang-ambing di tengah laut dengan ombak yang tinggi. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya BPBD tidak cepat datang menolong kami,” ungkap salah satu korban.

Diketahui, salah satu dari lima nelayan yang dievakuasi merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Data Nelayan yang Dievakuasi (Aman dan Selamat):

Muh. Ruslan Kadir (58), alamat Jl. Maccini Gusung, Setapak 8 No. 5
Nasir (58), alamat Jl. Lure No. 59, No. HP 082197840254
Subhan (56), alamat Maccini Gusung, No. HP 087719008326
Abdullah (25), alamat Maccini Gusung, No. HP 085824400104
Dwi (31), alamat Maccini Gusung, No. HP 0895370559259.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani
Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:03 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru