Urban Farming & Diversifikasi Usaha, Tanjung Merdeka Jadi Role Model Ekonomi Hijau

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: salah satu lokasi Urban farming di Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate

Foto: salah satu lokasi Urban farming di Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate

Makassar, allnatsar.id – Upaya mewujudkan ekonomi hijau berbasis pemberdayaan warga mulai diwujudkan di Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Tim pengabdian kepada masyarakat dari perguruan tinggi yang juga tim Ahli Pemkot Makassar, Prof. Dr. Batara Surya, resmi meluncurkan Program Terpadu Ekonomi Hijau yang memadukan pertanian perkotaan (urban farming) dan diversifikasi usaha perikanan serta peternakan skala rumah tangga.

Program ini melibatkan para akademisi lintas disiplin—Prof. Batara Surya, Prof. Agus Salim, Dr. Hernita, dan Emil Salim yang selama beberapa bulan terakhir merancang pola pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjaga lingkungan.

Warga didorong memanfaatkan taman lingkungan, ruang terbuka hijau, hingga pekarangan rumah untuk menanam sayuran hidroponik dengan siklus panen singkat, sekitar 30 hari. Hasil panen dipasarkan melalui platform daring dan komunitas lokal, sehingga warga bisa menjangkau konsumen tanpa perantara.

Baca Juga :  Peringatan Hari Bumi 2025: Seruan Global Menuju Energi Bersih

Untuk hilirisasi pendapatan, tim memperkenalkan tiga usaha skala kecil yang dikelola mandiri. Ayam petelur dengan kandang pekarangan berkapasitas rendah, dilengkapi manajemen pakan dan biosekuriti sederhana.

Budidaya udang vaname menggunakan kolam terpal modular dengan aerasi dan sistem pengelolaan kualitas air yang efisien, siklus panen 90–120 hari.

Produksi kepiting soka melalui pemeliharaan pra-molting dalam boks molting bersistem aerasi, panen 2–3 minggu.

“Program ini tidak hanya menciptakan sumber pendapatan baru, tetapi juga memanfaatkan setiap jengkal lahan agar lebih produktif tanpa merusak lingkungan,” jelas Prof. Batara Surya usai peluncuran, Rabu (17/9/2025).

Langkah ini diharapkan menjadi model ekonomi hijau perkotaan yang dapat direplikasi di kelurahan lain di Makassar, sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan kota.

Baca Juga :  Warga Bukit Baruga Makassar Launching Gerakan Urban Farming Dukung Penuh Program Munafri -Aliyah

Dimana, Pengelolaan air dengan pembuatan sumur dangkal untuk memastikan pasokan stabil saat kemarau. Pemanfaatan panel surya untuk kebutuhan cahaya dan peralatan hidroponik.

Pengomposan melalui biopori dan lubang vertikal, yang meningkatkan daya serap tanah, mengurangi genangan, dan menghasilkan pupuk organik.

Program juga menyasar aspek sosial dengan pasar murah dan pembagian paket pangan bagi warga prasejahtera. Sementara itu, sampah plastik dan botol bekas diolah menjadi ecobrick/dinding botol sebagai sarana edukasi daur ulang dan pengurangan sampah.

“Melalui kolaborasi ini, Tanjung Merdeka diharapkan menjadi contoh kota hijau yang inklusif. Warga dapat menekan biaya hidup sekaligus membuka peluang usaha rumah tangga,” tambah Prof. Batara.

Berita Terkait

Setelah 20 Tahun: Lapak PKL di Sultan Alauddin Akhirnya Ditata, Pemkot Siapkan Solusi Representatif
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
Booth Portable untuk UMKM, Kolaborasi Pemkot Makassar–PERBANAS Sulsel Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemkot Makassar Tata Ulang PK5 di Sekitar GOR Sudiang Secara Humanis dan Solutif
Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia
Turun Langsung Temui Pendemo, Appi: Silakan Berdagang, Tapi Bukan di Tempat Terlarang
Air Tercemar dan Bau Menyengat, Lindi TPA Tamangapa Jadi Ancaman Kesehatan Warga Makassar
Bertemu Wali Kota Munafri, Bupati Sigi Siap Replikasi Pengelolaan Sampah di Makasssr Dari Hulu ke Hilir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:51 WIB

Setelah 20 Tahun: Lapak PKL di Sultan Alauddin Akhirnya Ditata, Pemkot Siapkan Solusi Representatif

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:34 WIB

Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:54 WIB

Booth Portable untuk UMKM, Kolaborasi Pemkot Makassar–PERBANAS Sulsel Perkuat Ekonomi Rakyat

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:43 WIB

Pemkot Makassar Tata Ulang PK5 di Sekitar GOR Sudiang Secara Humanis dan Solutif

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:35 WIB

Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia

Berita Terbaru