Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak ribuan mahasiswa baru Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pembangunan Kota Makassar.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan PKKMB Marowa Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa bertajuk “Akselerasi: Melaju Menuju Indonesia Depan” yang berlangsung di Kampus Universitas Bosowa, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kecerdasan intelektual yang diiringi dengan akhlak, kepedulian sosial, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis.

Munafri mengatakan, kehadiran sekitar 5.000 mahasiswa baru turut memberikan dinamika tersendiri bagi Kota Makassar yang merupakan salah satu kota terbesar di kawasan timur Indonesia sekaligus pintu gerbang Indonesia Timur.

“Makassar hari ini penduduknya 1,4 juta jiwa dan menjadi kota terbesar di bagian timur Indonesia. Banyak peluang dan harapan yang digantungkan masyarakat di kota ini, termasuk anak-anak muda yang datang untuk menuntut ilmu,” kata Munafri.

Menurutnya, bertambahnya jumlah mahasiswa di Makassar menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.

Karena itu, ia mengajak mahasiswa baru untuk menjadi bagian dari pembangunan kota dengan memberikan gagasan, kritik konstruktif, kreativitas, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Munafri menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial karena dapat menjadi penyambung aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi social control terhadap pemerintah.

“Makassar membutuhkan semangat anak muda untuk berkolaborasi. Kami membutuhkan pikiran-pikiran kritis dari anak muda untuk memastikan pembangunan kota berjalan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua PGRI Sulsel: Seragam Gratis Pemkot Makassar Ringankan Beban Masyarakat

Buka Ruang Kolaborasi Kampus dan Pemkot

Munafri juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Kota Makassar dengan perguruan tinggi.

Salah satunya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang menurutnya dapat diarahkan untuk mendukung berbagai program pembangunan di wilayah Kota Makassar.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas akademik di lingkungan kampus, tetapi juga dapat turun langsung melihat persoalan masyarakat dan memberikan kontribusi sesuai kompetensi yang dimiliki.

Selain itu, Munafri memperkenalkan Makassar Creative Hub (MCH) kepada mahasiswa baru. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan anak muda untuk mengembangkan keterampilan, bakat, kreativitas, serta membuka peluang pengembangan diri dan pekerjaan.

MCH juga menjadi ruang yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Munafri menyebut fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

Ajak Mahasiswa Manfaatkan Lontara Plus

Dalam kesempatan yang sama, Munafri memperkenalkan Lontara Plus, super app Pemerintah Kota Makassar yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform digital.

Ia mengajak mahasiswa baru memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperoleh informasi layanan pemerintah sekaligus menyampaikan atau melaporkan berbagai persoalan yang ditemukan di wilayah Kota Makassar.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam sistem pemerintahan berbasis digital penting untuk membangun komunikasi yang lebih cepat antara pemerintah dan masyarakat.

“Mahasiswa dapat memanfaatkan Lontara Plus untuk memperoleh informasi maupun melaporkan persoalan yang ditemukan di wilayah kota,” jelasnya.

Pesan Soal Kebersihan

Tidak hanya soal pendidikan dan pembangunan, Munafri juga menitipkan pesan kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ia meminta mahasiswa yang baru datang dan tinggal di Kota Makassar untuk membangun kebiasaan mengelola sampah sejak dari tempat tinggal masing-masing, termasuk rumah maupun kos.

Baca Juga :  Dari Mimbar Tarawih, Munafri Tekankan Peran Masjid Jadi Pusat Kajian dan Penyelesai Persoalan Sosial

“Mulai hari ini, mahasiswa baru yang datang di Kota Makassar, tolong jangan buang sampah sembarangan. Sampah harus dikelola, bukan hanya di kampus, tetapi juga di tempat kalian berdomisili,” tegasnya.

Menurut Munafri, menjaga kebersihan bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Ia berharap mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda dapat menjadi contoh sekaligus penggerak kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kota ini harus kita jaga bersama agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang sehat, bersih, dan indah,” katanya.

Tekankan Pendidikan Karakter dan Akhlak

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Munafri juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik.

Menurutnya, pendidikan karakter dan akhlak harus berjalan beriringan dengan kecerdasan intelektual agar mahasiswa mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kami butuh mahasiswa yang cerdas, pintar, tapi juga punya akhlak, akhlakul karimah,” tegasnya.

Munafri kemudian mengapresiasi Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa yang dinilai terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap ribuan mahasiswa baru tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang kompeten, kritis, kreatif, memiliki kepedulian sosial, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Selamat datang di Kota Makassar. Insya Allah kota ini akan menjadi kota yang nyaman sebagai tempat untuk menuntut ilmu dan melanjutkan cita-cita dan harapan yang besar,” pungkas Munafri.

NEWS ALLNATSAR.ID

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten
Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon
Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Berdayakan dan Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026
Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Hutan Wakaf dan Ekonomi Hijau: Upaya UNISAD Sengkang Mendorong Pembangunan Berkelanjutan
Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Berdayakan dan Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP

Berita Terbaru