Walikota Munafri Terima Aspirasi Warga, Tekankan Demokrasi RT Bersih dan Transparan

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima aspirasi masyarakat terkait pemilihan RT/RW serentak

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima aspirasi masyarakat terkait pemilihan RT/RW serentak

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas proses demokrasi di tingkat akar rumput.

Senin (8/12/2025), Appi menerima langsung sejumlah masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi terkait hasil Pemilihan Rukun Tetangga (RT) di Kantor Balai Kota.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan pemerintah, sekaligus menegaskan respons cepat Pemkot dalam merespons dinamika pasca-pemungutan suara.

Munafri menuturkan bahwa seluruh rangkaian pemilihan RT telah dilaksanakan sesuai prosedur, jujur, adil, serta mengedepankan transparansi.

Karena itu, hasil yang muncul merupakan cerminan pilihan warga dan tidak bisa dicampuri oleh pihak mana pun.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota tidak mengintervensi hasil yang sudah ditetapkan panitia di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Menurutnya, menjaga kemurnian proses demokrasi adalah prinsip yang harus dijunjung tinggi demi menciptakan kepercayaan publik dan ketertiban sosial di lingkungan warga.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Ajak Poltekpar Bangun Makassar, Ekonomi dan Budaya

Dalam dialog terbuka tersebut, Munafri menjelaskan bahwa pemilihan RT digelar bukan untuk menimbulkan perpecahan, tetapi justru untuk menghindari perselisihan di tengah masyarakat.

Sistem pemilihan, kata dia, dirancang agar proses penentuan pemimpin lingkungan benar-benar mencerminkan kehendak warga.

“Kenapa kita adakan pemilihan RT/RW serentak? Supaya tidak ada perselisihan, karena masyarakat menentukan sesuai hari nurani,” jelas Munafri.

Ia menegaskan bahwa dalam setiap proses demokrasi, selalu ada pihak yang menang dan kalah. Hal itu merupakan konsekuensi logis dari pemilihan yang memberikan kesempatan setara kepada masyarakat untuk memilih figur yang mereka percaya.

“Namanya pemilu, pasti ada orang menang dan ada yang kalah. Tidak mungkin semua yang mendaftar langsung jadi RT,” ujarnya.

Dengan demikian, Munafri meminta seluruh pihak untuk menghormati hasil pemilihan, menjaga kondusivitas lingkungan, serta memberi kesempatan kepada RT terpilih untuk menjalankan amanah warga.

Munafri mencontohkan bahwa dirinya pun, dalam kontestasi politik apa pun, tetap harus berhadapan dengan proses pilihan masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Santai Sambil Pungut Sampah, Cara Munafri Edukasi Masyarakat Jaga Kebersihan Kota

“Bagaimana caranya kita mau paksa menang kalau kita tidak disukai masyarakat. Itu yang susah,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua kandidat sudah diberi kesempatan yang sama sejak awal. Jika ada keberatan, mestinya disampaikan pada proses pencalonan, bukan setelah hasil ditetapkan.

“Pada saat pencalonan, kenapa tidak dipersoalkan? Sekarang setelah pemilihan selesai, tidak boleh kita memaksakan. RT yang terpilih adalah hasil dari demokrasi,” tambahnya.

Menurut Munafri, pemilihan ini digelar agar RT dan RW yang terpilih benar-benar merupakan orang yang siap bekerja, bukan sekadar mendapat jabatan.

Mereka harus mampu menjalankan program-program pemerintah dan terlibat aktif menangani kebutuhan warga.

“RT dan RW ini bukan mencari bos atau jabatan. Mereka adalah orang-orang yang mau bekerja, melaksanakan program pemerintah, dan siap siap melayani masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Tekankan Legalitas Wakaf dan Pengelolaan Masjid
Pengukuhan IAPIM, Wali Kota Makassar Tekankan Pentingnya Pembangunan Moral dan Spiritual
Raker Jadi Titik Awal Konsolidasi, Munafri: Alumni FH Unhas Harus Aktif Merespons Isu-Isu Hukum Nasional
Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja
Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Cari Solusi Penanganan di Sungai Biring Je’ne
Wali Kota Munafri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Tekankan Kepedulian
Aliyah Mustika Ilham Tekankan Program 2026 Harus Berbasis Kebutuhan Masyarakat
Wali Kota-Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:25 WIB

Wali Kota Makassar Tekankan Legalitas Wakaf dan Pengelolaan Masjid

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:22 WIB

Pengukuhan IAPIM, Wali Kota Makassar Tekankan Pentingnya Pembangunan Moral dan Spiritual

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:01 WIB

Raker Jadi Titik Awal Konsolidasi, Munafri: Alumni FH Unhas Harus Aktif Merespons Isu-Isu Hukum Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:40 WIB

Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:21 WIB

Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Cari Solusi Penanganan di Sungai Biring Je’ne

Berita Terbaru