Warga Diimbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem, Fadli: Petugas BPBD Masih Siaga Antisipasi di Lapangan

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim BPBD Kota Makassar bersama SKPD terkait memantau kondisi di lapangan

Foto: Tim BPBD Kota Makassar bersama SKPD terkait memantau kondisi di lapangan

Makassar, allnatsar.id — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar pada Sabtu malam (27/12/2025) hingga Minggu dini hari (28/12/2025) menyebabkan sejumlah kejadian, mulai dari angin puting beliung, genangan air, hingga pohon tumbang yang menimpa rumah warga di beberapa wilayah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), serta pihak pemerintah kecamatan langsung turun ke lapangan melakukan penanganan dan asesmen di titik-titik terdampak.

Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan seluruh laporan masyarakat yang masuk melalui kanal resmi telah ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi oleh tim gabungan di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh laporan yang masuk telah kami tangani bersama unsur SKPD terkait,” jelas Fadli, Minggu (28/12).

“Kondisi saat ini berangsur terkendali, namun petugas masih tetap siaga mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan, mengingat cuaca masih berpotensi berubah,” tambah Fadli.

Dijelaskan, berdasarkan laporan awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, salah satu kejadian pohon tumbang terjadi pada Sabtu (27/12) malam, sekitar pukul 21.51 WITA di Jalan Mappanyuki Kompleks Sastra Nomor 64 B, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu, Masyarakat Diimbau Jaga Daya Tahan Tubuh

Pohon tumbang akibat angin kencang tersebut menimpa satu unit rumah permanen milik warga bernama Muh Furqon.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Sebanyak dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak.

“Ada empat perempuan dewasa, tiga laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu balita laki-laki, dan satu lansia perempuan,” tuturnya.

Lanjut dia, meski tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga berupa terpal dan atap untuk penanganan sementara.

Selanjutnya, kejadian serupa kembali terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.20 WITA di Jalan Baji Gau 2 Kompleks Perumahan RRI. Angin kencang disertai pohon tumbang mengakibatkan kerusakan pada empat unit rumah warga.

Dari kejadian tersebut, tiga rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Sebanyak empat kepala keluarga dengan total 16 jiwa terdampak, terdiri dari delapan perempuan dewasa, enam laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, serta satu lansia perempuan.

“Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Kebutuhan mendesak di lokasi ini berupa terpal untuk penanganan darurat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Dorong sinergi dengan Komunitas untuk Wujudkan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan

Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, BPBD bersama DLH, Damkar, dan PU melakukan asesmen lapangan serta koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan pascabencana.

Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Dengan kejadian ini, Fadli juga mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tetap tenang, waspada, dan tidak panik menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi darurat, kejadian bencana, atau membutuhkan bantuan melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” imbuh dia.

Adapun kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan masyarakat, yakni Call Center Darurat 112, aplikasi Lontara+, serta Call BPBD Kota Makassar di nomor Hanphone 08155112112.

BPBD Kota Makassar bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait dan pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi menjaga keselamatan dan meminimalkan dampak bencana.

“Mari saling menjaga, tetap waspada, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” tutup Fadli.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani
Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:03 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru