100 Hari Pemerintahan MULIA Hadirkan Sistem UHC Prioritas, Aliyah Mustika Ilham : Warga Makassar Dapat Manfaat

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham berfoto bersama usai menghadiri pelantikan kepala daerah, mengenakan pakaian dinas upacara putih lengkap di Istana Negara, Senin (2/6/2025).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham berfoto bersama usai menghadiri pelantikan kepala daerah, mengenakan pakaian dinas upacara putih lengkap di Istana Negara, Senin (2/6/2025).

MAKASSAR, allnatsar.id — Dalam rangkaian 100 hari kerja Pemerintahan Munafri-Aliyah (MULIA) Pemerintah Kota Makassar resmi mengaktifkan Sistem Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Kebijakan ini bukan sekadar capaian administratif melainkan sebuah persembahan nyata bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini kerap menghadapi kendala dalam akses layanan kesehatan.

Sistem UHC Prioritas menjadi simbol keberpihakan pada rakyat kecil.

Kini, warga Makassar yang didaftarkan oleh Pemkot Makassar sebagai peserta Jaminan Kesehatan dapat langsung aktif dan langsung menggunakan layanan kesehatan tanpa masa tunggu.

Ini menjadi angin segar bagi warga kurang mampu yang sering kali harus menunggu lama bahkan menunda berobat karena keterbatasan sistem sebelumnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang sesungguhnya.

“Kami tidak ingin ada satu pun warga yang tertinggal dari perlindungan kesehatan. Program ini adalah jembatan harapan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah hadir dan kami pastikan kesehatan menjadi hak yang benar-benar bisa dirasakan semua orang,” ujarnya, Senin (2/07/2025).

Selain itu disampaikan pula Kriteria dan Posisi Kota Makassar dalam Peta UHC Prioritas.

Baca Juga :  BPBD Makassar Bekali Fasilitator dengan Hypnotherapy untuk Pulihkan Trauma Pascabencana

Untuk meraih predikat UHC Prioritas, sebuah daerah harus memenuhi dua kriteria utama yakni cakupan peserta minimal 98 persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.

Kota Makassar telah memenuhi kedua kriteria tersebut dan kini termasuk dalam 19 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah mencapai status UHC Prioritas dari total 24 kabupaten/kota.

Masih terdapat 5 kabupaten yang belum mencapai status ini.

Daerah yang sudah UHC Prioritas diberikan keistimewaan yakni pendaftaran peserta yang langsung aktif sehingga dapat langsung digunakan saat dibutuhkan untuk berobat.

Sedangkan untuk daerah yang belum UHC Prioritas peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah baru bisa aktif mulai tanggal 1 bulan berikutnya sehingga ada masa tunggu yang berpotensi menghambat akses cepat terhadap layanan kesehatan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Siapkan Solusi untuk Ribuan Honorer Tak Terdaftar

Ada banyak manfaat Sistem UHC Prioritas bagi Warga Makassar diantaranya, peserta langsung bisa menggunakan layanan kesehatan saat itu juga setelah didaftarkan.

“Jadi layanan gratis di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan sesuai ketentuan BPJS. Perlindungan Menyeluruh: Menjamin kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

Selain itu, mendorong layanan kesehatan yang lebih mudah berkontribusi langsung pada kualitas hidup dan produktivitas warga.

Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh warga untuk segera mendaftarkan diri melalui kelurahan, puskesmas, atau kanal resmi UHC yang telah disediakan.

“Hari ini, kita memperlihatkan bahwa program kesehatan bukan hanya slogan, tapi benar-benar hadir dan berpihak. Ini persembahan kami untuk Makassar yang lebih sehat dan berkeadilan,” tuturnya.

Dengan kolaborasi erat bersama BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk menjaga kesinambungan program ini demi memastikan semua warga tanpa terkecuali, berhak atas perlindungan kesehatan.

Berita Terkait

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi
Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi
Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas
Armadi Resmi Terpilih Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Batang
AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas Penundaan Pembangunan Islamic Center Malili, Soroti Anggaran Rp26 Miliar
Munafri: PSBM Ruang Kolaborasi Saudagar Investasi dan Perputaran Ekonomi
Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar
Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi

Sabtu, 25 April 2026 - 06:45 WIB

Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi

Rabu, 8 April 2026 - 10:48 WIB

Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas

Kamis, 2 April 2026 - 21:48 WIB

Armadi Resmi Terpilih Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:43 WIB

AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas Penundaan Pembangunan Islamic Center Malili, Soroti Anggaran Rp26 Miliar

Berita Terbaru