Munafri Arifuddin Sebut Idul Kurban Momentum untuk Berbagi dengan Ikhlas

- Jurnalis

Jumat, 6 Juni 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Munafri Arifuddin, Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dan Ustadz Das’ad Latif.

Foto: Munafri Arifuddin, Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dan Ustadz Das’ad Latif.

Makassar, allnatsar. id – Jumat pagi yang cerah, 6 Juni 2025, Lapangan Karebosi diselimuti suasana penuh khidmat dan kekeluargaan. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Makassar memadati lapangan sejak fajar menyingsing, bersiap melaksanakan Salat Iduladha 1446 Hijriah dengan hati yang penuh syukur dan semangat berbagi.

Di antara lautan jamaah, hadir pula Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang dengan sederhana melangkah menuju saf salat depan. Sedangkan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham dan Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa berada di saf perempuan.

Eksistensi Munafri-Aliyah di lapangan karebosi bukan sekadar simbol pemerintahan tetapi juga wujud nyata kebersamaan pemimpin dan rakyat dalam merayakan hari raya penuh makna ini.

Tepat pukul 06.40 WITA, gema takbir dan doa menyatu dalam lantunan Salat ID yang dipimpin oleh Imam Syekh Dr. Nawwaf Al-Haarisy. Suasana kian mengharukan saat Ustadz Das’ad Latif menyampaikan ceramah yang menyinggung hati mengajak jamaah merenungi makna sejati dari pengorbanan Nabi Ibrahim dan ketulusan cinta kepada sesama.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk menumbuhkan semangat pengorbanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Makna dari Idul Kurban itu adalah ikhlas dan tulus dalam kehidupan sehari-hari. Pengorbanan yang dilakukan dengan tulus akan mendapatkan balasan yang baik,” ujar Munafri, usai melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Karebosi, Jumat (6/6/2025).

Menurut Munafri, esensi dari Idul Kurban terletak pada keikhlasan dan ketulusan dalam berkorban, tidak hanya secara simbolik melalui penyembelihan hewan kurban, tetapi juga dalam bentuk perhatian terhadap sesama.

Baca Juga :  Cegah Kemacetan, Perumda Parkir Tertibkan Parkiran Depan Samsat 

Dia menyampaikan harapannya agar Idul Adha menjadi momentum mempererat empati sosial.

“Idul kurban mengajarkan kita bahwa pengorbanan yang tulus dan ikhlas akan dibalas dengan kebaikan,” jelas Munafri. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Kurban sebagai ajang berbagi kepada yang membutuhkan.

“Kita berharap, melalui momentum ini, kita bisa berbagi dengan keluarga yang membutuhkan, dan berbagi kepada orang lain agar kebahagiaan ini bisa dirasakan oleh semua,” ungkapnya.

Lapangan Karebosi bukan hanya tempat salat, tapi menjadi ruang berbagi, ruang harapan, dan ruang persatuan bagi warga Makassar. Di tengah kehidupan yang kerap kali menuntut perjuangan, semangat Idul Adha mengingatkan semua orang bahwa dalam memberi, ada cinta yang menyatukan.

“Inilah saatnya kita berbagi dengan keluarga yang membutuhkan, agar kebahagiaan ini bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tambahnya dengan penuh haru.

Dalam momen tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan pentingnya semangat pengorbanan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama sebagai nilai utama yang perlu dihayati dalam momentum Iduladha.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk menunaikan ibadah, tetapi juga untuk saling menguatkan sebagai satu keluarga besar di Kota Makassar,” ujarnya.

“Idul Adha mengajarkan kita arti berbagi, rela berkorban, dan peduli terhadap sesama. Semoga nilai-nilai itu terus hidup dalam kehidupan kita sehari-hari,” tambah Aliyah Mustika Ilham. Dalam ceramah singkat usai Salat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Karebosi. Dai kondang Ustadz Das’ad Latif mengajak umat Islam meneladani keimanan dan pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Bareng Ketua TP PKK Hadiri Festival Kurban 2025 Oleh Bosowa Peduli

Ia menekankan bahwa pengorbanan yang ditunjukkan oleh keduanya merupakan bentuk cinta sejati kepada Allah SWT yang harus dijadikan teladan oleh seluruh keluarga muslim masa kini.

“Keluarga Nabi Ibrahim dan Ismail menunjukkan bahwa cinta kepada Allah harus melebihi segalanya. Maka, setiap keluarga di rumah harus meneladani cinta yang tulus kepada Allah,” ujar Ustadz Das’ad dalam ceramahnya di hadapan ribuan jamaah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setan akan selalu menggoda manusia dari berbagai arah-baik kepada ayah, ibu, maupun anak-untuk menjauhkan mereka dari nilai-nilai keimanan dan ketaatan. Ustadz Das’ad juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas segala nikmat yang telah diterima, baik berupa jabatan, kelapangan rezeki, maupun lunasnya utang. Ia menegaskan bahwa bentuk syukur yang sejati bukan hanya dengan ucapan, melainkan dengan tindakan nyata.

“Kalau sudah jadi kadis, sekda, atau nikmat utang sudah lunas, maka bersyukurlah. Cara bersyukur itu dengan salat dan sedekah,” pesannya.

Ceramah tersebut ditutup dengan penggalan ayat dari Surah Ar-Rahman, “Fabiayyi aalaaa’i robbikumaa tukazzibaan” artinya “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan”. Ini sebagai pengingat akan banyaknya nikmat Allah yang patut disyukuri. (*)

Berita Terkait

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Jeneponto Apresiasi Peran Bhayangkari dalam Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
HMI Cabang Jeneponto Disorot, Tiga Komisariat Pertanyakan Legitimasi Kepemimpinan dan Masa Periodesasi
Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Berdayakan dan Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Jeneponto Apresiasi Peran Bhayangkari dalam Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:56 WIB

HMI Cabang Jeneponto Disorot, Tiga Komisariat Pertanyakan Legitimasi Kepemimpinan dan Masa Periodesasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru