Aliyah Mustika Ilham Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah dalam Peninjauan Bandara Sultan Hasanuddin

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, allnatsar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kunjungan kerja ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (9/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY bersama rombongan meninjau langsung fasilitas, pelayanan, dan progres pembangunan infrastruktur bandara yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan bandara sekaligus memperkuat peran Makassar sebagai gerbang utama kawasan Indonesia Timur.

Dalam kesempatan ini Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah pusat dalam memantau langsung perkembangan infrastruktur strategis menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pertumbuhan daerah.

Baca Juga :  Wawali Makassar Resmikan Program TAMASYA Wujud Komitmen Pentingnya Kesejahteraan Anak

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Menko AHY, terhadap pengembangan infrastruktur di Kota Makassar. Bandara Sultan Hasanuddin adalah salah satu simpul utama mobilitas dan ekonomi Sulawesi Selatan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Turut hadir mendampingi, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni’matullah, Anggota DPRD Kota Makassar Fatma Wahyuddin dan Tri Sulkarnain Ahmad, serta Pengurus Partai Demokrat Sulsel Haidar Majid.

Peninjauan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang unggul melalui peningkatan infrastruktur pendukung kawasan strategis.

Baca Juga :  Wawali Makassar Sampaikan Tanggapan Resmi Pemkot atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Bandara yang modern dan efisien akan mendorong peningkatan konektivitas serta membuka peluang investasi yang lebih luas bagi sektor jasa dan pariwisata.

Ini juga menjadi bagian dari komitmen Makassar sebagai kota yang inklusif dan aman, di mana setiap proses pengembangan infrastruktur memperhatikan aksesibilitas, keselamatan dan kepentingan masyarakat luas, tanpa terkecuali.

Sebagai kota yang menargetkan pertumbuhan berkelanjutan, Pemerintah Kota Makassar juga mendorong integrasi pembangunan infrastruktur dengan aspek lingkungan dan sosial.

Pemanfaatan ruang, sistem transportasi serta pelayanan publik diharapkan mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Appi Minta Pertamina Fungsikan Seluruh Nozzle di SPBU, Usul Truk dan Bus Antre Malam Hingga Subuh
Jukir Liar Jadi Sorotan: Munafri Tantang Direksi Perumda Parkir Ubah Wajah Perparkiran Makassar
Cegah Kebakaran di Lingkungan Kerja, Satpol PP dan Damkar Jeneponto Sosialisasi Tanggap Darurat di Kejari
Cegah Kemacetan, Perumda Parkir Tertibkan Parkiran Depan Samsat 
Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik
Cegah PSU Mangkrak, Appi Minta Penyerahan Dilakukan Sejak Awal Pembangunan, Tak Lagi Selesai Dibangun
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:39 WIB

Wali Kota Appi Minta Pertamina Fungsikan Seluruh Nozzle di SPBU, Usul Truk dan Bus Antre Malam Hingga Subuh

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

Jukir Liar Jadi Sorotan: Munafri Tantang Direksi Perumda Parkir Ubah Wajah Perparkiran Makassar

Jumat, 11 September 2026 - 12:13 WIB

Cegah Kemacetan, Perumda Parkir Tertibkan Parkiran Depan Samsat 

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Berita Terbaru