Di Hadapan Kader IMM, Munafri Tegaskan Pemuda Kunci Masa Depan Pembangunan Makassar

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id  Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung kegiatan Pelantikan, Training Aqidah Ranting dan Pimpinan (TARPM), serta Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Makassar periode 2025–2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu (20/12/2025).

Kehadiran orang nomor satu Kota Makassar, menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap peran strategis organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, profesional, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pembangunan Kota Makassar, tidak dapat dipisahkan dari kontribusi pemuda.

Pemerintah, kata dia, membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan.

“Kami ingin menyampaikan bagaimana pentingnya peran kepemudaan di Kota Makassar. Pemuda tentu tidak bisa dilepaskan dari pemerintah, dan pemerintah juga tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemuda,” ujar Munafri.

Pria yang akrab disapa Appi itu mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, indeks pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2025, Kota Makassar mencapai angka 65,50, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 64,30.

Baca Juga :  Wujudkan Birokrasi Modern, Pemkot Makassar Transformasi Sistem Kepegawaian Digital

Angka tersebut menunjukkan bahwa ruang partisipasi dan peluang bagi pemuda masih terbuka luas dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi nyata.

Lanjut dia, bahawa ini membuktikan bahwa ada ruang bagi pemuda untuk berperan, berinovasi, dan berkreasi.

“Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kesempatan agar pemuda bisa melakukan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sejumlah program dan sarana telah disiapkan pemerintah, termasuk pengembangan pusat-pusat aktivitas ekonomi dan kepemudaan di berbagai wilayah kota.

Program-program tersebut dirancang agar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan liar, tetapi terarah dan inklusif.

“Kita tidak ingin pertumbuhan ekonomi terjadi tanpa arah. Yang terpenting adalah bagaimana kepedulian sosial tetap hadir, bagaimana dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas politisi Golkar ini.

Munafri juga menuturkan, berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi Kota Makassar. Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

Baca Juga :  DPPKB Makassar Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kota Makassar, Dorong Sportivitas dalam Pembangunan Keluarga

Beberapa indikator sosial yang berhasil kita turunkan menjadi pengingat kuat bagi kita semua. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.

“Pemerintah dan pemuda, kita harus ambil bagian agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kolektif,” katanya.

Lebih lanjut, Munafri mengajak kader IMM untuk mengambil peran aktif sebagai pemuda Islam yang profesional, kritis, dan solutif. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai keislaman, intelektualitas, dan profesionalisme dalam membangun kota.

“Kota ini membutuhkan pemuda yang tidak hanya idealis, tetapi juga mampu bekerja nyata. Mau menjadi pemuda Islam atau profesional, semuanya harus berkontribusi untuk Makassar,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Munafri kembali mengajak seluruh kader IMM dan organisasi kepemudaan lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah kota dalam menjaga stabilitas, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Mari kita bangun Kota Makassar ini bersama-sama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah dan anak muda adalah kunci keberhasilan pembangunan kota ke depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026
Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan
Kadis Dikbud Jeneponto Ikuti Pendampingan Perencanaan SPM Pendidikan 2026 di Makassar
Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Bupati Jeneponto Resmikan Reading Corner SDN 20 Bangkala, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini
Laksanakan Ujian Akhir, Kepsek SMK Negeri 3 Jeneponto Targetkan Siswa Lulus Berkualitas
Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Jeneponto Jalani Ujian Akhir, Sekolah Pastikan Berjalan Tertib dan Lancar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Sabtu, 18 April 2026 - 20:07 WIB

STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:30 WIB

Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:34 WIB

Kadis Dikbud Jeneponto Ikuti Pendampingan Perencanaan SPM Pendidikan 2026 di Makassar

Jumat, 10 April 2026 - 10:33 WIB

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun

Berita Terbaru