Survei PPI: Tren Positif Tahun Pertama, Warga Makassar Puas Kinerja Appi–Aliyah

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemaparan hasil riset tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar

Foto: Pemaparan hasil riset tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id — Satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menunjukkan tren positif.

Hasil survei terbaru mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 80,1 persen terhadap kinerja pasangan MULIA sejak dilantik pada 20 Februari 2025.

Lembaga survei Parameter Publik Indonesia (PPI) menyampaikan hasil riset tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar yang dipimpin Munafri Arifuddin. Paparan hasil survei tersebut digelar di Hotel Mercure Makassar, Kamis (19/2/2026).

Direktur Eksekutif PPI, Ras MD, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa secara umum masyarakat memberikan penilaian positif terhadap satu tahun kepemimpinan pasangan MULIA.

“Satu tahun kepemimpinan Bapak Munafri dan Ibu Aliyah, hasilnya 80,1 persen warga puas atas kinerja pasangan MULIA,” ujarnya dalam forum Survei Kepuasan Masyarakat tersebut.

Menurut Ras, tingginya tingkat kepuasan publik ini menunjukkan adanya penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan program yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar sepanjang tahun pertama masa jabatan.

Dalam paparannya, PPI menjelaskan bahwa survei dilakukan menggunakan metode multi-stage random sampling. Jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 600 orang yang tersebar di berbagai wilayah Kota Makassar.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 4,08 persen. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara langsung secara tatap muka dengan panduan kuesioner terstruktur.

Metodologi tersebut, menurut PPI, dirancang untuk memastikan hasil survei merepresentasikan pandangan masyarakat Kota Makassar secara proporsional dan objektif.

Indikator Kinerja dan Persepsi Publik Tingginya angka kepuasan publik ini menjadi gambaran bahwa masyarakat menilai kinerja pemerintah kota berjalan sesuai harapan.

Berbagai aspek yang umumnya menjadi perhatian dalam survei kepuasan publik meliputi pelayanan publik, penataan kota, stabilitas sosial, hingga respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini juga memperkuat legitimasi kepemimpinan pasangan MULIA dalam melanjutkan agenda pembangunan Kota Makassar ke depan,” tuturnya.

“Dengan tingkat kepuasan di atas 80 persen lebih, pemerintah kota dinilai berada pada jalur yang tepat dalam menjalankan visi pembangunan,” sambung Pilkada ngamat kebijakan publik tersebut.

Hasil survei ini sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat program-program prioritas pada tahun kedua masa jabatan.

Pemerintah Kota Makassar, diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan yang telah berjalan.

Dengan dukungan dan kepercayaan masyarakat yang tinggi, kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham memiliki ruang yang cukup kuat untuk melakukan akselerasi pembangunan demi mewujudkan Makassar yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Pacu Pengelolaan Sampah Organik: Dari Limbah Jadi Peluang Usaha

Lembaga PPI juga merilis hasil riset terbaru terkait tingkat pengetahuan (awareness) dan kepuasan publik terhadap sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Makassar.

Hasilnya menunjukkan mayoritas program mendapat respons positif, meski beberapa di antaranya masih menghadapi tantangan dari sisi sosialisasi.

Misalnya, program seragam sekolah gratis, berdasarkan hasil survei, tingkat awareness masyarakat terhadap program ini berada di angka sekitar 60 persen. Artinya, dari setiap 10 warga Makassar, baru enam orang yang mengetahui adanya program tersebut.

Meski tingkat pengetahuan publik belum merata, respons masyarakat yang mengetahui program ini tergolong sangat positif.

Sebanyak 89,5 persen responden menyatakan puas terhadap program seragam sekolah gratis. Angka ini diperoleh dari kategori penilaian sangat puas dan cukup puas.

“Dengan kata lain, hampir 90 persen warga yang mengetahui program ini memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaannya di lapangan,” terangnya.

Program berikutnya yang menjadi perhatian adalah iuran sampah gratis. Hasil survei menyebutkan, program ini memiliki tingkat awareness yang jauh lebih tinggi dibanding program lainnya.

Lebih dari 80 persen masyarakat Makassar mengetahui keberadaan program tersebut, bahkan hampir mendekati 100 persen.

Namun, dari sisi kepuasan, angkanya berada di level 62,2 persen. Meski masih tergolong mayoritas dan menunjukkan respons positif, angka ini dinilai belum ideal.

“Hasil survei ini menjadi catatan penting bagi pemerintah kota untuk melakukan evaluasi dan perbaikan agar program iuran sampah gratis dapat memberikan dampak yang lebih maksimal serta meningkatkan kepuasan publik di masa mendatang,” sebutnya.

Selanjutnya, program sambungan PDM gratis menunjukkan tantangan yang lebih besar dalam hal sosialisasi.

Tingkat awareness publik terhadap program ini tidak mencapai 40 persen, tepatnya hanya 34,8 persen masyarakat yang mengetahui keberadaannya.

Kendati demikian, di antara mereka yang mengetahui program tersebut, sebanyak 57,9 persen menyatakan puas.

“Mayoritas publik tetap memberikan apresiasi, meski ada sejumlah aspek teknis yang dinilai perlu dibenahi oleh pelaksana program,” ungkap Ras MD.

Sementara itu, rencana pembangunan stadion baru juga menjadi bagian dari survei. Karena proyek ini belum terlaksana, pendekatan pertanyaan lebih difokuskan pada tingkat pengetahuan dan keyakinan publik terhadap realisasinya.

Sebanyak lebih dari 54 persen responden mengetahui adanya rencana pembangunan stadion baru oleh Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Jawab Isu Hibah KONI, Sekda Tegaskan Dasar Hukumnya Jelas, Semua Sesuai Aturan

Terkait lokasi, 73,1 persen masyarakat mengetahui bahwa stadion tersebut direncanakan dibangun di kawasan Untia, sedangkan 25,1 persen mengaku tidak mengetahui lokasinya.

Yang menarik, sebanyak 59,3 persen publik menyatakan yakin pembangunan stadion baru, program unggulan MULIA tersebut akan terlaksana.

“Tingkat keyakinan ini dinilai menjadi indikator penting yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah kota dalam merealisasikan proyek tersebut,” katanya, menjelaskan.

Sesnagkan, program Makassar Mulia Berjasa mencatat tingkat awareness paling rendah di antara program yang disurvei. Hanya 12,1 persen responden yang mengetahui keberadaan program ini.

Angka tersebut menjadi catatan serius dalam hal sosialisasi.
Namun demikian, terdapat hal menarik.

Dari responden yang mengetahui program tersebut, tingkat kepuasan mencapai 100 persen. Artinya seluruh responden yang mengenal program Makassar Mulia Berjasa memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaannya.

Adapun aplikasi Lontara Plus juga menjadi bagian penting dalam survei. Tingkat awareness terhadap aplikasi ini masih berada di angka 22 persen.

Sebanyak 30 persen responden mengaku kurang tahu, dan 47 persen tidak mengetahui sama sekali. Dari mereka yang mengetahui keberadaan Lontara Plus, sebanyak 30,1 persen mengaku telah mengunduh atau menggunakan aplikasi tersebut.

“Fitur yang paling sering diakses adalah layanan aduan masyarakat, dengan persentase mencapai 77,5 persen,” tuturnya.

Terkait kecepatan respons terhadap aduan, lebih dari 70 persen responden menilai respons yang diberikan tergolong cepat.

Angka ini dinilai cukup baik, mengingat aplikasi tersebut masih relatif baru namun sudah dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebanyak 90 persen responden juga menyatakan aplikasi Lontara Plus mudah digunakan. Bahkan 92,5 persen menilai aplikasi ini mempermudah akses terhadap layanan pemerintahan.

Dibandingkan sebelumnya, ketika aduan harus melalui jalur birokrasi yang terbatas, kini masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung melalui aplikasi dengan akses yang lebih terbuka.

Selain itu, 87,5 persen responden menilai kehadiran Lontara Plus membuat pemerintah lebih transparan. Di angka yang sama, 87,5 persen publik menyatakan puas terhadap program tersebut.

Secara keseluruhan, hasil survei Parameter Publik Indonesia menunjukkan tren positif terhadap program-program prioritas Pemerintah Kota Makassar.

“Namun, tingkat Awareness (kesadaran) yang belum merata pada sejumlah program menjadi pekerjaan rumah tersendiri agar manfaat kebijakan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutup Ras MD.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru