Jeneponto, allnatsar.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Jeneponto sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X. Mengusung tema “Pramuka Jeneponto Berkarya Bersatu untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Bahagia”, perhelatan akbar lima tahunan ini berlangsung khidmat di Baruga Kalabbirang, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, pada Selasa (19/5/2026).
Muscab X ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi kepanduan di Bumi Turatea. Hasil forum tertinggi tingkat cabang ini secara aklamasi menetapkan Hj. Salmawati Paris, SE sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Jeneponto masa bakti 2026–2031.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. H. Sudirman Sappara, SE, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa keterpilihan Hj. Salmawati Paris didasarkan pada dukungan solid dari para pemilik suara.
“Hj. Salmawati Paris, SE mendapatkan rekomendasi penuh dari pemilik suara, yaitu seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Jeneponto. Dengan dukungan tersebut, beliau terpilih secara aklamasi untuk memimpin Kwarcab Jeneponto lima tahun ke depan,” ujar Dr. H. Sudirman.
Sebelumnya, Carateker Kwarcab Jeneponto yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Jeneponto, Alamsyah Jafar, SE, MM, menjelaskan bahwa agenda utama Muscab X ini adalah memilih ketua dan merumuskan pengurus baru. Ia berharap nahkoda baru ini mampu membawa perubahan positif.
“Pelaksanaan Muscab X Gerakan Pramuka ini bertujuan untuk memilih Ketua dan Pengurus baru masa bakti 2026–2031. Semoga kepengurusan periode ini bisa jauh lebih baik, lebih aktif, dan lebih inovatif dari periode-periode sebelumnya,” harap Alamsyah Jafar.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto yang didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jeneponto. Turut hadir pula pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan, pengurus Kwarcab Jeneponto, seluruh Camat se-Kabupaten Jeneponto, serta perwakilan anggota Pramuka dari berbagai Satuan Karya (Saka) Pramuka Jeneponto.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto menekankan pentingnya nilai-nilai dasar kepanduan dalam membentuk karakter generasi muda daerah. Menurutnya, Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan kedisiplinan.
“Pramuka harus disiplin dan mandiri. Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk mental generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Bupati.
Bupati juga membuka ruang komunikasi yang lebar bagi pengurus Pramuka untuk bersama-sama memajukan organisasi. Ia meminta agar sinergitas antara instansi pemerintah dan Pramuka terus dijaga demi menyukseskan program pembangunan daerah.
“Kalau ada hal-hal yang kurang atau butuh perhatian dalam Gerakan Pramuka, silahkan langsung koordinasikan dengan Bupati. Kami siap mendukung. Selamat bermusyawarah secara sehat, mari kita bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” pungkas Bupati menutup sambutannya.
Dengan terpilihnya ketua baru dan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh elemen kecamatan, Gerakan Pramuka Jeneponto diharapkan mampu merealisasikan temanya: melahirkan karya nyata yang bersatu demi pembangunan Jeneponto yang berkelanjutan dan bahagia.
(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)









