Tak Hanya Tertibkan PKL, Pemkot Makassar Kini Benahi Trotoar dan Drainase Bulogading

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembenahan trotoar oleh dinas PU

Pembenahan trotoar oleh dinas PU

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) gencar melakukan pembenahan infrastruktur, pembenahan trotoar.

Kali ini, di Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, setelah penertiban 19 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berdiri di atas jalur pedestrian (trotoar) dan menutupi saluran drainase.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pembenahan difokuskan pada perbaikan saluran drainase dan penataan kembali trotoar di sepanjang Jalan Ujung Pandang, Kelurahan Bulogading.

“Setelah dilakukan pembongkaran lapak PKL beberapa waktu lalu, kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan pembenahan saluran drainase dan trotoar,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” kata Zuhaelsi.

Baca Juga :  Sudah 10 Tahun Berdiri, Lapak di Atas Drainase Dibongkar Sukarela oleh Pemiliknya

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan kondisi saluran drainase yang selama ini tertutup bangunan lapak sudah tidak lagi berfungsi secara optimal.

Akibatnya, aliran air tidak berjalan dengan baik dan berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.

“Setelah saluran dibuka, kami menemukan banyak bagian drainase yang mengalami penyumbatan dan tidak berfungsi,” tuturnya.

“Kondisi ini tentu menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di kawasan tersebut, sehingga perlu dilakukan normalisasi dan perbaikan,” lanjutnya.

Selain drainase, Dinas PU juga menemukan sejumlah titik trotoar yang mengalami kerusakan akibat penggunaan yang tidak sesuai peruntukannya.

Permukaan trotoar terlihat rusak, tidak rata, bahkan sebagian tertutup bangunan semi permanen milik pedagang.

“Kami berharap, pembenahan pasca penertiban PKL ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertata, meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur, serta mendukung wajah Kota Makassar yang bersih,” harpanya.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Kedepankan Pendekatan Humanis Sebelum Tertibkan Lapak di Atas Drainase dan Trotoar

Untuk itu, Dinas PU melalui Satgas Drainase bersama Satgas Bina Jalan dan Jembatan (BJJ) diterjunkan guna melakukan penataan kawasan.

Pekerjaan meliputi pembongkaran bagian trotoar yang rusak, perbaikan konstruksi, pembersihan saluran, hingga normalisasi drainase agar kembali berfungsi maksimal.

Menurut Zuhaelsi, pembenahan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Ia menegaskan, trotoar merupakan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki sehingga harus dijaga agar tetap bebas dari aktivitas yang mengganggu fungsi utamanya.

“Trotoar harus kembali menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Sementara saluran drainase juga harus berfungsi dengan baik,” tukasnya.

Berita Terkait

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Munafri: Setiap Rupiah dalam APBD Harus Kembali Menjadi Manfaat bagi Masyarakat
Bukan Sekadar Besar Anggaran, Munafri: Yang Utama Manfaatnya untuk Masyarakat
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 19:37 WIB

APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen

Berita Terbaru