Milad KAHMI ke-60, Fadriarty Ungkap Rencana Launching Graha Hijau Hitam di Talasalapang Makassar

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Ilustrasi Gedung Graha Hijau Hitam

*Ilustrasi Gedung Graha Hijau Hitam

Makassar, allnatsar.id — Sebuah gagasan besar tengah disiapkan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan untuk menandai perjalanan panjang organisasi dan kaderisasi HMI di Sulsel.

Bertepatan dengan momentum Milad KAHMI ke-60 tahun ini, gedung Graha Hijau Hitam di kawasan Talasalapang, Kecamatan Rappocini Kota Makassar direncanakan segera diluncurkan.

Rencana tersebut disampaikan Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ir. Fadriaty AS, ST., MM, saat memberikan sambutan pada penutupan diskusi publik bertema “Partai Politik dan Masa Depan Otonomi Daerah” yang digelar Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) MW KAHMI Sulsel, Jumat (4/9/2026) malam.

“Insya Allah dalam waktu dekat, pada momentum Milad KAHMI ke-60 tahun ini, kita akan melaunching gedung Graha Hijau Hitam milik HMI dan KAHMI di Talasalapang. Mohon didoakan semoga semuanya lancar,” kata Fadriaty, yang akrab disapa Enceng.

Namun, Graha Hijau Hitam bukan sekadar proyek pembangunan sebuah gedung. Di balik rencana tersebut terdapat cerita tentang hibah, amanah organisasi dan ikhtiar menyiapkan ruang yang dapat digunakan lintas generasi HMI dan KAHMI.

Baca Juga :  Jaga Soliditas Eksekutif-Legislatif, Munafri-Aliyah Kompak Hadiri Paripurna Terkait LKPJ 2024

Fadriaty mengisahkan, lahan yang kini disiapkan menjadi lokasi Graha Hijau Hitam merupakan tanah hibah dari salah seorang senior HMI Makassar, Prof. Dali Amiruddin. Sehingga lahan tersebut kemudian menjadi milik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Alhamdulillah, desain dan RAB gedung ini sudah rampung dan direncanakan berlantai tiga dan ada masjidnya juga,” terang Enceng.

Gedung tersebut dirancang berdiri di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi dengan kebutuhan anggaran pembangunan sekitar Rp23 miliar.

Menurut Fadriaty, kepanitiaan pembangunan juga telah dibentuk. Sejumlah rapat telah dilakukan untuk mempersiapkan agenda launching sekaligus tahapan pembangunan gedung tersebut.

Bagi Fadriaty, keberadaan Graha Hijau Hitam harus dilihat lebih jauh daripada sekadar pembangunan infrastruktur organisasi.

Lahan yang telah dihibahkan tersebut, kata dia, merupakan amanah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan HMI, KAHMI dan masyarakat.

“Ini adalah amanah bagi kita semua untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang telah dihibahkan demi kepentingan organisasi, pengkaderan dan tentu saja bagi ummat,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh kader HMI dan keluarga besar KAHMI, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk mengambil bagian dalam agenda tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gandeng PKS, Fokus pada Sampah hingga Pendidikan

Partisipasi itu diharapkan tidak hanya hadir ketika launching, tetapi juga berlanjut dalam proses pembangunan Graha Hijau Hitam ke depan.

Rencana pembangunan Graha Hijau Hitam menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kelembagaan HMI dan KAHMI di Sulawesi Selatan.

Dengan desain gedung tiga lantai dan dilengkapi masjid, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi berbagai aktivitas organisasi, pengkaderan dan kegiatan sosial-keumatan.

Di tengah perjalanan KAHMI yang memasuki usia enam dekade, pembangunan fasilitas tersebut sekaligus menjadi upaya meninggalkan warisan kelembagaan bagi generasi berikutnya.

Bagi keluarga besar HMI dan KAHMI, pembangunan Graha Hijau Hitam bukan hanya soal menghadirkan bangunan baru di Talasalapang.

Lebih dari itu, proyek tersebut membawa pesan tentang bagaimana sebuah hibah dari senior organisasi diteruskan menjadi aset yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi proses kaderisasi, kehidupan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dan di momentum 60 tahun KAHMI, Fadriaty berharap ikhtiar tersebut mendapatkan dukungan seluruh keluarga besar HMI dan KAHMI.

“Mohon didoakan semoga semuanya lancar,” ucapnya.

Berita Terkait

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Berita Terbaru