BBM Bersubsidi di Selayar Habis, Mengalir Entah Kemana

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayar, allnatsar.id – Kepulauan Selayar – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir pasokan BBM jenis Pertalite dan Solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) cepat habis, bahkan tak jarang sudah tidak tersedia sejak pagi hari.

Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi. Mereka menduga hal ini disebabkan oleh praktik penjualan dalam jumlah besar kepada para pengecer. Akibatnya masyarakat umum yang seharusnya berhak menikmati BBM bersubsidi harus antre panjang bahkan pulang dengan tangan kosong.

Baca Juga :  Indira Yusuf Ismail: Lepas Jabatan, Tak Lepas Pengabdian di Dunia Pendidikan

“Baru jam 9 pagi sudah habis. Padahal kami antre dari subuh. Sementara di pinggir jalan pengecer masih bebas menjual dengan harga lebih tinggi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pantauan di lapangan sejumlah kios pengecer di wilayah Benteng dan sekitarnya memang masih leluasa menjual Pertalite eceran dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga resmi di SPBU. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat karena jelas merugikan konsumen dan bertentangan dengan aturan distribusi BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham: Makassar Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Islam Modern dan Inklusif

Warga mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk turun tangan menertibkan praktik nakal tersebut. Mereka berharap ada pengawasan ketat di setiap SPBU agar BBM bersubsidi benar-benar disalurkan tepat sasaran bukan justru menguntungkan segelintir pihak.

Jika kondisi ini dibiarkan bukan hanya masyarakat kecil yang dirugikan tetapi juga dapat memicu inflasi daerah akibat naiknya harga kebutuhan pokok yang bergantung pada transportasi.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Wali Kota Munafri Temui Dirjen Bina Keuangan Kemendagri
Wali Kota Munafri Temui Ditjen Otda Kemendagri, Perkuat Sinergi Pemerintahan Pusat dan Daerah
Wali Kota Munafri Siapkan Langkah Konkret, Hidupkan Kembali Terminal Kota
Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
BPC HIPMI Luwu Timur Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Pembentukan Provinsi Luwu Raya!
Evakuasi Berlanjut, Tim SAR Gabungan Temukan Barang Korban dan Puing Pesawat ATR 42-500
Wali Kota Makassar Tekankan Legalitas Wakaf dan Pengelolaan Masjid
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:42 WIB

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Wali Kota Munafri Temui Dirjen Bina Keuangan Kemendagri

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:15 WIB

Wali Kota Munafri Temui Ditjen Otda Kemendagri, Perkuat Sinergi Pemerintahan Pusat dan Daerah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:07 WIB

Wali Kota Munafri Siapkan Langkah Konkret, Hidupkan Kembali Terminal Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:48 WIB

Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:34 WIB

Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar

Berita Terbaru