Feby Wardani Rusdy: Saraswati Bukan Sekadar Politisi, Tapi Inspirasi Perempuan Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Langkah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk mundur dari kursi DPR RI masih meninggalkan tanda tanya besar. Politisi perempuan muda Partai Gerindra itu selama ini dikenal bukan hanya sebagai legislator, tetapi juga sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat di berbagai pelosok negeri.

Keputusannya mengundurkan diri membuat banyak pihak merasa kehilangan. Salah satunya datang dari Feby Wardani Rusdy, Ketua Tidar Kota Makassar, yang mengaku menyayangkan keputusan tersebut.

“Mbak Sara bukan sekadar politisi, ia adalah inspirasi. Saya melihat langsung bagaimana perhatiannya bukan hanya untuk masyarakat di daerah pemilihannya, tapi juga untuk masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. Terutama anak-anak penyandang disabilitas yang sering terlupakan,” ujar Feby.

Feby menilai, Saraswati telah memberi teladan penting bagi perempuan di dunia politik. Ia hadir bukan hanya untuk mengisi angka keterwakilan perempuan di parlemen, tetapi juga memberi suara yang tulus bagi kelompok rentan.

“Perempuan seperti Mbak Sara membuktikan bahwa politik bisa menjadi ruang pengabdian. Kehilangannya di DPR tentu sangat besar, tetapi semangatnya harus kita teruskan. Ini panggilan bagi perempuan muda Indonesia untuk berani terjun ke politik,” tambahnya.

Bagi Feby, keputusan Saraswati seharusnya tidak membuat perjuangan terhenti. Justru menjadi momentum agar partai dan masyarakat semakin menyadari pentingnya keterlibatan perempuan di ruang pengambilan keputusan.

“Kalau perempuan tidak bersuara, siapa yang akan memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di parlemen? Sara sudah memulainya, dan kita semua punya tanggung jawab untuk melanjutkan,” pungkasnya.

Kini, publik bertanya-tanya: apakah kepergian Saraswati dari Senayan adalah akhir dari sebuah babak, atau justru awal dari gelombang baru keterlibatan perempuan muda Indonesia dalam politik?

Baca Juga :  Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, ARA Ucapkan Selamat dan Dorong Penguatan Soliditas Kader
Berdayakan dan Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru