Makassar, allnatsar.id — Kejutan besar terjadi dalam lanjutan turnamen internasional setelah Ekuador sukses menumbangkan tim raksasa Jerman dengan skor tipis 2-1 pada laga yang berlangsung Jumat (26/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial bagi La Tri, tetapi juga membuka jalan untuk mengulangi sejarah emas mereka di panggung dunia.
Pertandingan dimulai dengan intensitas luar biasa. Jerman langsung menggebrak dan mengejutkan lini pertahanan Ekuador lewat gol cepat Leroy Sané saat laga baru berjalan dua menit ke-2. Tertinggal satu gol secara mengejutkan tidak membuat mental para pemain Ekuador runtuh.
Skuad asuhan La Tri merespons dengan permainan terbuka dan agresif. Hasilnya, hanya tujuh menit berselang, Angulo berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-9 setelah memanfaatkan kelengahan barisan belakang Jerman. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Jerman mendominasi penguasaan bola, namun pertahanan disiplin dan serangan balik cepat Ekuador berkali-kali merepotkan Die Mannschaft. Petaka bagi Jerman datang di menit ke-77. Lewat skema transisi yang mematikan, Gonzalo Plata melepaskan tembakan akurat yang gagal dihalau kiper Jerman, mengubah papan skor menjadi 2-1 sekaligus mengunci kemenangan bersejarah bagi Ekuador.
Kemenangan ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi publik sepak bola Ekuador. Sepanjang sejarah keikutsertaan mereka, Ekuador dikenal sebagai tim yang kerap kesulitan menembus fase krusial. Mereka baru satu kali merasakan atmosfer babak gugur, yakni saat berhasil mencapai Babak 16 Besar pada edisi Jerman 2006 silam.
Menariknya, memori indah 2006 tersebut kini coba dihidupkan kembali dengan menumbangkan negara yang menjadi saksi sejarah mereka 20 tahun lalu. Dengan performa solid dan determinasi tinggi yang ditunjukkan saat menjinakkan Jerman, Ekuador kini berada di jalur yang tepat untuk tidak hanya mengulangi, tetapi bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka sepanjang masa.









