FORDES MATAPPA Dikukuhkan, Pemkab Luwu dan MDA Perkuat Ruang Dialog Masyarakat Lewat Program Jaga Desa

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, allnatsar.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengukuhkan kepengurusan Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai upaya memperkuat komunikasi terbuka antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan di wilayah operasional tambang.

Pengukuhan tersebut berlangsung dalam kegiatan “Penguatan FORDES MATAPPA dan Program Jaga Desa: Sinergi Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Luwu, FORDES MATAPPA, dan MDA”, yang dihadiri Wakil Bupati Luwu mewakili Bupati Luwu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Kapolres Luwu, jajaran Forkopimda, Ketua Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, para kepala desa, tokoh masyarakat, pengurus FORDES MATAPPA, serta Direktur PT Masmindo Dwi Area Erlangga Gaffar beserta jajaran manajemen perusahaan.

Pengukuhan FORDES MATAPPA menjadi momentum mempertegas peran forum tersebut sebagai wadah resmi penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus sarana musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tingkat desa.

Bupati Luwu H. Patahudding, dalam kesempatan terpisah, mengajak masyarakat memanfaatkan FORDES MATAPPA sebagai ruang dialog yang konstruktif.

Menurutnya, komunikasi yang dibangun melalui musyawarah akan menghasilkan solusi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Sidak ke Tallo, Wali Kota Makassar Geram Lihat Lapak Liar dan Sampah Bertumpuk

“FORDES MATAPPA merupakan jembatan strategis yang memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan sehingga setiap aspirasi dapat disampaikan dan dibahas secara terbuka,” ujarnya.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, menegaskan bahwa para pengurus FORDES mengemban amanah besar sebagai representasi masyarakat di desa masing-masing.

Ia berharap seluruh pengurus dapat menjaga kepercayaan masyarakat dengan menghimpun aspirasi secara objektif, mengawal proses musyawarah, hingga mendorong lahirnya program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat melalui Program Jaga Desa.

Sementara itu, Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, mengatakan perusahaan sejak awal mengedepankan pendekatan pembangunan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, FORDES MATAPPA menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Jaga Desa yang dijalankan melalui tiga pilar utama, yaitu Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa.

Baca Juga :  Australia Luncurkan Program KINETIC Next di Makassar, Dukung Wirausaha dan Inovasi Iklim

“Melalui FORDES MATAPPA, setiap program yang dijalankan perusahaan lahir dari aspirasi masyarakat di wilayah operasional,” kata Erlangga.

Dukungan terhadap penguatan FORDES MATAPPA juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Luwu yang menilai partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Senada dengan itu, Kapolres Luwu berharap forum tersebut mampu menjadi ruang dialog yang efektif untuk menjaga stabilitas, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, serta memperkuat kondusivitas wilayah.

Ke depan, FORDES MATAPPA akan menjadi dasar penyusunan berbagai program strategis dalam Program Jaga Desa, di antaranya Akademi MATAPPA pada pilar Jaga Masa Depan Desa, pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) pada pilar Jaga Keselamatan Desa, serta penguatan komunikasi dan harmonisasi hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan pada pilar Jaga Stabilitas Desa.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Luwu dan PT Masmindo Dwi Area berharap pembangunan di Kabupaten Luwu dapat berjalan lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Tak Lagi Kumuh, Wajah Baru TPA Tamangapa Siap Sambut Sistem Pengelolaan Sampah Modern
Jumlah Siswa Baru di Jeneponto Meningkat 10%, Kadis Dikbud Tegaskan MPLS Wajib Dilaksanakan
Ujian Hasil Doktor Sirajuddin: Kaji Islamic Economics Prosperity dan Ekologi Hutan Wakaf
Optimalkan Ketahanan Pangan, BUMDes Bulo-Bulo Jeneponto Sukses Mengelola Budidaya Lele dan Kacang Hijau
Menaklukkan Shadow Economy: Langkah Strategis RAPBN 2026 dan Urgensi Satgas Khusus di Bawah Presiden
Tabrak Hasil Pemilihan Senat, Abdul Saman, Dekan FIP UNM di Gugat, Plt Rektor Diminta Turun Tangan
Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
Pemkab Jeneponto Bergerak Cepat Tekan Anak Putus Sekolah, Data ATS dan Dapodik Dipadankan
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:13 WIB

FORDES MATAPPA Dikukuhkan, Pemkab Luwu dan MDA Perkuat Ruang Dialog Masyarakat Lewat Program Jaga Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:46 WIB

Tak Lagi Kumuh, Wajah Baru TPA Tamangapa Siap Sambut Sistem Pengelolaan Sampah Modern

Senin, 13 Juli 2026 - 11:37 WIB

Jumlah Siswa Baru di Jeneponto Meningkat 10%, Kadis Dikbud Tegaskan MPLS Wajib Dilaksanakan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WIB

Ujian Hasil Doktor Sirajuddin: Kaji Islamic Economics Prosperity dan Ekologi Hutan Wakaf

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:00 WIB

Optimalkan Ketahanan Pangan, BUMDes Bulo-Bulo Jeneponto Sukses Mengelola Budidaya Lele dan Kacang Hijau

Berita Terbaru