Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta, allnatsar.id – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Menurut Purbaya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran subsidi energi secara cermat dan terukur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi fluktuasi harga minyak dunia sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses energi dengan harga terjangkau.

“Kami pastikan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir tahun. Pemerintah sudah menghitung berbagai skenario, termasuk dinamika harga global,” ujar Purbaya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi nasional, terutama pada sektor transportasi dan kebutuhan pokok yang sangat bergantung pada harga energi.

Baca Juga :  Dari Sampah Kanal hingga Drum Besi, Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

Selain itu, pemerintah terus memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran. Hal ini penting untuk mencegah penyalahgunaan serta memastikan manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  Wamendagri Ajak Pemuda Jadi Pemimpin Berintegritas di Indonesia Youth Summit 2025

Purbaya menambahkan, pemerintah juga akan terus memantau perkembangan ekonomi global, termasuk harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah, guna menjaga keseimbangan fiskal nasional.

“Keseimbangan antara perlindungan masyarakat dan kesehatan fiskal tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Dengan kepastian tersebut, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kenaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih stabil.

Berita Terkait

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Penentuan 1 Syawal 1447 H: Potensi Perbedaan Global dan Mekanisme Keputusan Pemerintah Indonesia
Milad ke-79 HMI, KAHMI–BADKO HMI Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama
Munafri dan Wamen PKP Kunjungi Kawasan Kumuh di Pannampu, Pemkot Siapkan Penataan RTLH dan Infrastruktur
Munafri–Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali
Jelang Lebaran, Prabowo Subianto Pastikan Pasokan Pangan Aman dan Terjangkau
Realisasi Belanja Negara Tumbuh Signifikan hingga Akhir Januari 2026, Tembus Rp227 Triliun
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:33 WIB

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun

Selasa, 7 April 2026 - 12:13 WIB

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:33 WIB

Penentuan 1 Syawal 1447 H: Potensi Perbedaan Global dan Mekanisme Keputusan Pemerintah Indonesia

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Milad ke-79 HMI, KAHMI–BADKO HMI Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru