Munafri–Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah terus memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah, termasuk di Kota Makassar.

Dalam rangka pengendalian inflasi serta pengawasan pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso dalam kunjungan kerja di Kota Makassar, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut dipusatkan di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, salah satu pasar tradisional terbesar dan menjadi barometer pergerakan harga pangan di Kota Makassar.

Tak hanya pasar tradisional, Munafri bersama Mendag juga memantau program belanja Ramadan atau lebaran serta bapok di ritel modern lokal baji pamai Supermarket, di Jalan Ranggong, Kecamatan Ujung Pandang.

Dalam peninjauan itu, rombongan Menteri Perdagangan bersama Gubernur Sulawesi Selatan, dan jajaran Pemerintah Kota Makassar, turun langsung berdialog dengan pedagang serta pembeli, guna mengecek harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur, cabai, dan bawang.

Usia memantau harga bahan pokok di pasar Terong, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dilakukan secara bersama-sama dengan Budi Santoso dan Gubernur Sulawesi Selatan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga.

Munafri mengakui, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

Hari ini, kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur, kita mengontrol harga-harga kebutuhan menjelang Idul fitri. Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali,” ujar Munafri.

Langkah pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap sesuai dengan ketentuan HET yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026, akhir bulan Maret ini.

Baca Juga :  Munafri Tekankan Komitmen SKPD: Implementasi SAKIP, Jadi Kunci Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Pemerintah ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun gangguan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Selain memantau harga, kunjungan kerja tersebut juga bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pokok berjalan optimal.

Momentum ini menjadi bagian dari komitmen sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota dalam menjaga daya beli masyarakat.

Wali Kota Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Ia menegaskan, secara umum harga pangan di pasar tradisional Kota Makassar, masih berada di bawah ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar ini,” tambahnya.

Sedangkan, Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, memastikan harga kebutuhan pokok di Kota Makassar relatif stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Baca Juga :  Wali Kota-Wawali Apresiasi Laporan Reses DPRD, Aspirasi Warga Jadi Arah Kebijakan Ditindaklanjuti

“Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar dalam kondisi ramai oleh pengunjung,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mendag tidak hanya memantau harga di tingkat pedagang pengecer, baik di pasar tradisional maupun modern, tetapi juga memastikan distribusi dan pasokan berjalan lancar.

Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain sayur-mayur, cabai merah, bawang merah, ayam potong, daging, telur ayam, beras, minyak goreng, gula pasir, hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Kami Pemerintah pusat bersama pemerintah Provinsi dan pemerintah kota terus bersinergi untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal selama Ramadan hingga Idulfitri,” tutupnya.

Diketahui, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional kota Makassar, bervariasi. Misalnya, harga cabai rawit Rp60 sampai Rp70 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah masih relatif stabil di angka Rp40 ribu per kilogram. Adapun bawang putih berada pada kisaran Rp35 ribu per kilogram.

Di sisi lain, harga telur ayam Rp57 ribu per rak, hingga Rp60 ribu per rak. Untuk komoditas daging ayam, harga jual berada pada rentang Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.

Sedangkan harga gula pasir terpantau masih stabil di angka Rp16.500 per kilogram. Minyak goreng merek Minyakita pun masih dijual sesuai ketentuan, yakni Rp15.600 per liter.

Berita Terkait

Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental dan Orientasi Layanan, PPIH Siap Sukseskan Pelaksanaan Haji 2026
Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Penentuan 1 Syawal 1447 H: Potensi Perbedaan Global dan Mekanisme Keputusan Pemerintah Indonesia
Milad ke-79 HMI, KAHMI–BADKO HMI Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama
Munafri dan Wamen PKP Kunjungi Kawasan Kumuh di Pannampu, Pemkot Siapkan Penataan RTLH dan Infrastruktur
Jelang Lebaran, Prabowo Subianto Pastikan Pasokan Pangan Aman dan Terjangkau
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:40 WIB

Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental dan Orientasi Layanan, PPIH Siap Sukseskan Pelaksanaan Haji 2026

Jumat, 10 April 2026 - 10:33 WIB

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun

Selasa, 7 April 2026 - 12:13 WIB

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:33 WIB

Penentuan 1 Syawal 1447 H: Potensi Perbedaan Global dan Mekanisme Keputusan Pemerintah Indonesia

Berita Terbaru