Pokja I TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Pemahaman Ilmu dan Tajwid

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati A. Syahrum saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kajian Islam bulanan

Foto: Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati A. Syahrum saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kajian Islam bulanan

Makassar, allnatsar.id – TP PKK Kota Makassar kembali menggelar Kajian Islam bulanan dengan tema “Kewajiban Menuntut Ilmu Bagi Muslim, Untuk Diri dan Umat” di Masjid Agung 45 Makassar, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pokja I TP PKK Makassar ini dihadiri para kader PKK dari berbagai kelurahan dan kecamatan se-Kota Makassar.

Kajian dibuka oleh Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati A. Syahrum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena kajian Islam bulanan bisa terus terlaksana dengan baik dan konsisten.

“Alhamdulillah, dengan lima hari rangkaian kegiatan nantinya, kita berharap apa yang kita dapatkan akan mendatangkan ridho serta kemampuan utama dari Allah SWT,” ujarnya.

Syahriati mengatakan tujuan kajian ini adalah untuk memperkuat pemahaman agama di kalangan kader PKK, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Dengan ilmu agama yang baik, diharapkan kader mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.

“Ilmu yang kita dapatkan jangan berhenti pada diri kita saja, tapi juga harus kita sampaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan begitu, manfaatnya lebih luas,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Ia mengatakan TP PKK Kota Makassar berharap agar seluruh kader semakin memahami kewajiban menuntut ilmu, mampu mengamalkannya, serta menjadi penyebar manfaat bagi keluarga dan lingkungan.

Baca Juga :  Munafri-Aliyah Akan Hadirkan Stadion Untia Bertaraf Internasional

Kajian Islam kali ini menghadirkan dua pemateri, yakni Ustadz Musaffir dan Ustadzah Astary Resmayanti. Ustadz Musaffir memulai sesi kajian dengan membahas pentingnya menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang yang memiliki ilmu namun tidak mengamalkannya akan merugi. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Ilmu akan bernilai jika diamalkan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menekankan pentingnya ilmu. Dengan mengamalkan ilmu, seorang muslim akan mendapatkan keteduhan hati, pahala besar, serta petunjuk menuju jalan yang lurus.

“Bukankah kita semua ingin mendapat petunjuk dari Allah SWT dan meraih surga firdaus yang penuh keindahan? Semua itu bisa kita capai jika iman kita disertai dengan amal saleh yang berlandaskan ilmu,” jelasnya.

Baca Juga :  Munafri: Maulid Momentum Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah itu, giliran Ustadzah Astary Resmayanti yang menyampaikan materi tentang ilmu tajwid. Ia menjelaskan bahwa tajwid sangat penting untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an, terutama dalam hal pelafalan.

“Tiga hal yang harus diperhatikan dalam tajwid yaitu tempat keluarnya huruf, jenis dan sifat tiap huruf, serta hukum-hukum yang timbul dalam rangkaian kalimat Al-Qur’an,” tuturnya.

Astary menekankan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar bukan hanya memperindah bacaan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap firman Allah. Hal ini merupakan amalan berpahala besar yang wajib dipelajari setiap muslim.

Ia kemudian menguraikan secara rinci hukum-hukum tajwid, termasuk makharijul huruf, sehingga peserta bisa memahami dengan lebih jelas bagaimana menerapkan kaidah tajwid dalam membaca Al-Qur’an.

Kegiatan kajian ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar materi, termasuk peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat yang sejalan dengan ajaran Islam.

Berita Terkait

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone
Wali Kota Makassar Arahkan Perayaan HUT Kota ke-419 Dikemas Berdampak Bagi Warga
Bertemu Imam Masjid se-Makassar, Munafri Dorong Peran Masjid Jadi Ruang Pemberdayaan Warga
Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja
Kuasa Hukum Korban Investasi MBG, Ajukan Gugatan Minta Hak dan Keadilan Kliennya Ditegakkan
Safari Jumat di Masjid Lailatur Qadar, Bupati Jeneponto Perkuat Silaturahmi dan Sampaikan Komitmen Pembangunan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone

Rabu, 30 September 2026 - 23:04 WIB

Wali Kota Makassar Arahkan Perayaan HUT Kota ke-419 Dikemas Berdampak Bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 19:34 WIB

Bertemu Imam Masjid se-Makassar, Munafri Dorong Peran Masjid Jadi Ruang Pemberdayaan Warga

Berita Terbaru