Prabowo Resmi Reshuffle Kabinet dan Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Pelantikan Menteri, Wamen dan Kapolri

Momen Pelantikan Menteri, Wamen dan Kapolri

Jakarta, allnatsar.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih sekaligus melantik Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pada kesempatan yang sama, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Pengangkatan keduanya dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Tahun 2026.

Pergantian Kapolri dilakukan setelah DPR RI melalui Rapat Paripurna menyetujui pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan tersebut. Persetujuan DPR menjadi bagian dari mekanisme konstitusional sebelum Presiden menetapkan dan melantik Kapolri baru.

Setelah pengucapan sumpah jabatan, Presiden Prabowo menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan kepada Kapolri serta Wakapolri yang baru. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pemberian ucapan selamat.

Dalam perubahan susunan pemerintahan kali ini, mantan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

Baca Juga :  Wakil Ketua Humas PDRI Dorong Solidaritas dan Kolaborasi di Perayaan Imlek Nasional 2026

Pengangkatan Listyo Sigit sebagai KSP ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 yang ditetapkan pada 30 September 2026. Dudung kemudian menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sementara itu, perpindahan Suyudi ke kursi Kapolri menandai berakhirnya masa jabatan Listyo Sigit sebagai pimpinan tertinggi Polri. Jakarta Post juga mencatat bahwa Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), sedangkan Listyo kini ditempatkan sebagai kepala staf kepresidenan.

Perombakan kabinet pada 1 Oktober 2026 tidak hanya menyentuh jabatan Kapolri dan KSP. Sejumlah posisi menteri koordinator dan menteri mengalami perubahan.

Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap mengemban tugas sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sugiono dipindahkan dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi diplomat karier Arrmanatha Christiawan Nasir, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri. Pergantian tersebut juga mendapat perhatian media internasional karena Arrmanatha dikenal memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi dan pernah menjadi perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selain itu, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggantikan Djamari Chaniago. Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan

Selain posisi menteri dan pimpinan Polri, Presiden juga mengisi sejumlah jabatan strategis. Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat Wakapolri, dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI, sedangkan Radian Syam menjadi anggota Ombudsman RI untuk sisa masa jabatan 2026–2031.

Presiden juga melantik dua Wakil Menteri Keuangan, yakni Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman, serta Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Rangkaian pelantikan tersebut merupakan reshuffle ketujuh Kabinet Merah Putih dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Perubahan kali ini mencakup bukan hanya kementerian, tetapi juga kepolisian, Kantor Staf Kepresidenan, badan pemerintah, serta Ombudsman RI.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan DPR, jajaran menteri dan wakil menteri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BIN M. Herindra, serta sejumlah pejabat negara lainnya.

Berita Terkait

Wali Kota Appi – Mensos RI, Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Hari Kesaktian Pancasila di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Ajak Jaga Persatuan
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Appi Tegaskan Nilai Kebangsaan dalam Pelayanan
BAZNAS Pusat Dukung Kota Makassar Jadi Prototipe Kota Filantropi Nasional, Launching November
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
Wali Kota Makassar Diganjar Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik Layanan Pendidikan dan Hunian Layak
Prabowo Ungkap Alasan Pembentukan Universitas Republik Indonesia
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Appi – Mensos RI, Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prabowo Resmi Reshuffle Kabinet dan Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Hari Kesaktian Pancasila di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Ajak Jaga Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Appi Tegaskan Nilai Kebangsaan dalam Pelayanan

Berita Terbaru