Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Bahas Ketahanan Energi Kawasan

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Jakarta, allnatsar.id Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri 48th ASEAN Summit and Related Meetings atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu pada 7–8 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Kehadiran Indonesia dalam forum tingkat tinggi kawasan Asia Tenggara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama regional di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu ketahanan energi dan dinamika geopolitik global.

Baca Juga :  Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan, RT/RW hingga Pekerja Seni, Kota Makassar Digganjar di Tingkat Nasional

Dalam rangkaian pertemuan KTT ASEAN ke-48, Presiden Prabowo bersama para kepala Negara anggota ASEAN membahas sejumlah agenda strategis kawasan, mulai dari penguatan stabilitas regional, integrasi ekonomi, ketahanan pangan dan energi, hingga pembangunan berkelanjutan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden dalam seluruh agenda yang berkaitan dengan sektor energi strategis. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian bersama negara-negara ASEAN adalah pengembangan interkoneksi tenaga listrik lintas negara di kawasan ASEAN guna memperkuat ketahanan energi regional.

Baca Juga :  Komitmen Pemkot Dukung Program Presiden Prabowo, Diskop Gelar Retreat Koperasi Merah Putih

KTT ASEAN tahun ini mengusung tema “Navigating Our Future, Together”, yang menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi antarnegara ASEAN dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Pemerintah Indonesia menilai kerja sama energi antarnegara ASEAN menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem energi kawasan yang lebih tangguh, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas kawasan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan.

Berita Terkait

Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru
Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Cs Per 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tetap
Pemkot Makassar Gandeng Jepang Terapkan Teknologi Smart JAMP, Perkuat Mitigasi Banjir
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis
Pemkot Makassar Matangkan Formula TPP ASN, Hasil Kajian Akan Dikonsultasikan ke Kemendagri
Bupati Jeneponto Canangkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Luncurkan Barcode Peduli GENTING
Transformasi Digital Pendidikan Dimulai, Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027 Resmi Dilaunching
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:51 WIB

Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Cs Per 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tetap

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:17 WIB

Pemkot Makassar Gandeng Jepang Terapkan Teknologi Smart JAMP, Perkuat Mitigasi Banjir

Senin, 8 Juni 2026 - 15:36 WIB

Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Berita Terbaru