Restorasi Laut, Gustalcom Akan Tanam Terumbu Karang di Pulau Milik Makassar

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim Gustalcom saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Foto: Tim Gustalcom saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Makassar, allnatsar. id — Komunitas Gusung Tallasa Community (Gustalcom), bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk PT. Telkom Indonesia, kembali menunjukkan kepedulian terhadap ekosistem laut dengan menggelar kegiatan restorasi terumbu karang di Pulau Bone Tambung, Kepulauan Spermonde, Kota Makassar.

Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025. Presiden Gustalcom, Prof. Ir. Rusnadi Padjung, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin komunitas sebagai bentuk nyata cinta tanah air, sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan laut di kawasan pesisir Makassar.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kemerdekaan ekologis. Kami ingin menunjukkan bahwa mencintai tanah air tidak hanya dengan upacara, tetapi juga dengan tindakan nyata melestarikan kekayaan hayati negeri ini,” ungkap Prof. Rusnadi, usai audiensi dengan Pemkot Makassar, di kantor Balai Kota, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan utama akan berlangsung di Pulau Bone Tambung, pulau paling utara di gugusan Spermonde. Sebelumnya, pada tahun 2024, kegiatan serupa dilaksanakan di Pulau Lanjukan, wilayah barat Kepulauan Spermonde.

Baca Juga :  Wali Kota Appi Lepas 1.165 Jemaah Calon Haji Asal Makassar, Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Doakan Kota

Untuk agenda tahun 2025 ini nantinya, penanaman 250 unit “sepeda karang”, yakni struktur media tumbuh bagi bibit terumbu karang, dirancang menyerupai sepeda yang berfungsi mempercepat pertumbuhan ekosistem bawah laut. Penanaman 200 pohon di sejumlah pulau kecil sebagai bentuk penghijauan, di antaranya Pulau Langkai, Lanjukan, dan Beretambung.

Layanan sosial dan kesehatan, berupa pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, pembagian obat, serta layanan penyuluhan kepada warga kepulauan.

“Pulau-pulau kecil ini luasnya terbatas, jadi penanaman pohon kami sebar di beberapa titik agar dampaknya lebih terasa,” tambahnya.

Tim Gustalcom melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mengundang beliau hadir dalam acara puncak restorasi pada 15 Agustus 2025 di Pulau Bone Tambung.

“Kami sangat berharap kehadiran Bapak Wali Kota sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujar Prof. Rusnadi.

Melalui kolaborasi bersama PT. Telkom Indonesia dan komunitas akademik dari berbagai kampus, kegiatan ini sekaligus menjadi wahana memperkuat relasi antar-lembaga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah maritim.

Baca Juga :  Banyak Aduan Parkir Liar Meresahkan, Munafri Minta Direksi Parkir & Dishub Lakukan Pembenahan Sistem Regulasi

“Kami percaya, menjaga laut dan pulau adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa,” tutup Prof. Rusnadi.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan restorasi terumbu karang yang digagas Komunitas Gusung Tallasa (Gustalcom).

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai inisiatif positif yang sejalan dengan visi pelestarian lingkungan laut Kota Makassar.

“Kami dari Pemerintah Kota tentu mendukung penuh kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian laut dan ekosistem pesisir,” ujar Munafri singkat saat menerima audiensi pengurus Gustalcom.

Dukungan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan puncak kegiatan restorasi terumbu karang di Pulau Bone Tambung, 15 Agustus 2025 mendatang, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan.

Munafri juga menegaskan bahwa Makassar sebagai kota maritim memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian sumber daya laut.

“Inisiatif seperti ini tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tapi juga mengedukasi generasi muda mencintai laut,” tambahnya.

Berita Terkait

Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Wali Kota Appi: TPA Tamangapa Akan Jadi Hutan Konservasi Kota, Jenis Pohon hingga Tanaman Endemik Sulsel dan Area Tamasya
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Wali Kota Appi: TPA Tamangapa Akan Jadi Hutan Konservasi Kota, Jenis Pohon hingga Tanaman Endemik Sulsel dan Area Tamasya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone

Berita Terbaru