Sinergi Pusat-Pemkot Makassar, Munafri Perkuat Tata Kelola Fiskal Daerah Bersama Dirjen Kemendagri

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni

Makassar, allnatsar.id — Kehadiran Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat tata kelola fiskal yang lebih akuntabel dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Diketahui, Agus Fatoni hadir langsung di Balaikota Makassar, Selasa (24/2/2026), didampingi Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri, Yudia Ramli, untuk melakukan sosialisasi sistem pengelolaan keuangan daerah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada sambutannya menegaskan bahwa pengarahan langsung dari pemerintah pusat menjadi ruang peningkatan wawasan untuk memastikan APBD Kota Makassar dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Kehadiran Pak Dirjen di tengah jajaran Pemerintah Kota Makassar tentu hal yang sangat baik, memberikan makna yang mendalam bagi kita semua terutama dalam sistem pengelolaan keuangan daerah,” ujar Munafri.

Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah adalah tanggung jawab mutlak yang tidak hanya berbicara soal administrasi dan prosedur, tetapi menyangkut kepercayaan dan dampak langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Komitmen Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lewat PKS Tripartit

Menurutnya, uang yang dikelola pemerintah bersumber dari masyarakat dan harus kembali dalam bentuk program yang terukur serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Uang yang kita kelola berasal dari masyarakat. Maka harus kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk itu, Munafri mendorong seluruh peserta sosialisasi untuk aktif memahami setiap detail regulasi dari pemaparan Dirjen Agus Fatoni. Sehingga tidak terjadi multitafsir dalam implementasi kebijakan, terutama dalam percepatan realisasi belanja daerah.

“Kesempatan ini harus kita maksimalkan dengan baik untuk mendapat pengarahan dari Bapak Dirjen. Kita sadar betul bahwa aturan-aturan yang ada tidak semua memberikan penjelasan secara utuh, harus dipertanyakan sehingga tidak menjadi ranah abu-abu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Agus Fatoni menegaskan bahwa pengelolaan anggaran merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dalam mengelola pendapatan maupun belanja.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Diskop Makassar Gelar 153 Kelurahan Koperasi Merah Putih Jalani Retreat di Malino

Menurutnya, di tengah kondisi fiskal yang mengalami tekanan dan penurunan di berbagai sektor, pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan pengelolaan keuangan secara lebih maksimal.

“Pengelolaan anggaran itu sangat penting, baik mengelola pendapatan maupun belanja. Apalagi saat ini saat kondisi piskal kita sedang banyak yang turun maka optimalisasi pengelolaan keuangan perlu kita maksimalkan,” jelasnya.

Adapun dalam sosialisasi tersebut, Agus Fatoni memaparkan secara komprehensif sistematika pengelolaan keuangan daerah yang dibaginya dalam tujuh aspek utama.

Mulai dari kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, struktur APBD, mekanisme pergeseran dan perubahan anggaran, hingga kebijakan implementasi Instruksi Presiden dan Surat Edaran terkait efisiensi.

Agus Fatoni juga menguraikan strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, penyebab lambatnya realisasi belanja, serta solusi percepatan penyerapan APBD tahun 2025.

Tak hanya itu, ia turut memetakan program prioritas pusat dan postur APBN 2026 sebagai arah sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Berita Terkait

Dirjen Kemendagri, Kupas Regulasi Penggunaan Anggaran BTT di Hadapan SKPD Pemkot Makassar
Tokoh Pemuda Dorong Transparansi Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)
Lewat Safari Ramadan, Munafri Sampaikan Pesan Program Presiden Prabowo Soal Gerakan ASRI
Bertekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi, Menag Datangi KPK Terkait Kunjungan Ke Sulsel
Sejalan Arahan Presiden Prabowo, Pemkot Makassar Canangkan Gerakan ASRI Tiap Selasa dan Jumat
Wakil Ketua Humas PDRI Dorong Solidaritas dan Kolaborasi di Perayaan Imlek Nasional 2026
Ramadan 1447 H, Menteri Agama Ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan
Makassar Dipercaya Tuan Rumah MTQ Korpri ke-VIII, Munafri: Kami Siap Beri Pelayanan Terbaik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:16 WIB

Dirjen Kemendagri, Kupas Regulasi Penggunaan Anggaran BTT di Hadapan SKPD Pemkot Makassar

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:12 WIB

Sinergi Pusat-Pemkot Makassar, Munafri Perkuat Tata Kelola Fiskal Daerah Bersama Dirjen Kemendagri

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:41 WIB

Tokoh Pemuda Dorong Transparansi Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:04 WIB

Lewat Safari Ramadan, Munafri Sampaikan Pesan Program Presiden Prabowo Soal Gerakan ASRI

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:51 WIB

Bertekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi, Menag Datangi KPK Terkait Kunjungan Ke Sulsel

Berita Terbaru